Media Informasi Terkini

Hukum Menelan Sisa Makanan Di Mulut Siang Hari Saat Puasa




Sahabat Mursyid Pastinya tahu betul  mengenai hal-hal yang membatalkan puasa ramadlan, Namun, tidak ada salahnya Admin memberikan informasi lagi terkait Menelan Sisa Makanan Di Mulut Siang Hari Saat Puasa.

Ramadlan tahun 2018 tinggal 20 hari lagi, itu artinya ketika puasa sudah tiba kita tidak di perbolehkan makan. minum, berhubungan badan di siang hari, karena kalau sampai makan dengan sengaja, maka puasanya batal.



Nah. Bagaimana jika seorang yang berpuasa Menelan Sisa Makanan Di Mulut Siang Hari Saat Puasa, apakah membatalkan puasa atau ada dispensasi hukum?

Dalam Kitab Mughni Al-Muhtaj Juz 1 Halaman 158 Sampai 159


Jika ada sisa makanan yang terselib di sela-sela gigi, lalu tertelan ketika ada ludah tampa di sengaja, maka tidak membatalkan puasa.

Syaratnya ia tidak mempunyai kemampuan untuk mengambil sisa makanan yang ikut tertelan dengan ludah, maka ia tetap di maafkan sebab tidak ceroboh.

kalau ia mampu untuk membuang sisa makanan yang ikut tertelan, maka baginya wajib untuk membuangnya, kalau tidak membuang padahal ia mampu untuk membuangnya, maka puasanya batal.

Menurut satu pendapat tidak membatalkan puasa secara mutlak, baik sisa makanan yang ikut tertelan dengan ludah itu di sengaja atau tidak.


Sedangkan pendapat yang lain ada perinciannya

Jika seorang yang berpuasa sudah membersihkan sisa makanan dengan cara sikat gigi, mencukil di sela-sela gigi dan gusi menurut adat yang berlaku di daerahnya. lalu tidak senagaja ada sisa makanan yang ikut tertelan maka di ma'fu (puasanya tidak batal).

Tapi, kalau ia tidak membersihkan sisa makanan yang berada di mulutmya, baik dengan sikat gigi atau mencukil sisa makanan  yang berada di sela-sela gigi dan gusinya, lalu ada sisa makanan yang ikut tertelan bersama ludah, maka puasanya batal, sebab, di nilai ceroboh. 

Menurut Kitab Hasyiyah Jamal Juz 8 Halaman 184


Apakah orang yang melakukan puasa wajib mencukil sisa makanan yang ada di sela-sela gigi pada malam hari, jika ia menyakini ada sisa makanan yang masih menempel di mulut yang akan tertelan bersama ludah. sedangkan ia tidak mampu untuk membuangnya?.

Menurut Qoul Aujah, secara dlohirnya perkataan ulama hukumnya tidak wajib, karena tuntutan kewajiban membuang sisa makanan ketika berpuasa, padahal ia tidak kuasa.

Maka ia tidak di wajibkan mendahulukan mencukil sisa makanan tersebut, akan tetapi hal itu sangat di anjurkan di lakukan pada malam hari.


Baca Juga: Asal Usul Rakaat Shalat (Kajian Kitab Sullam Munajat Karya Sayyid Abdullah Al-Hadrami)



Jadi, kesimpulan yang dapat kita ambil dari penjelasan di atas ini ialah ulama masih terjadi khilafiah:

Jika orang yang berpuasa itu mampu membuang sisa makanan yang ikut tertelan dengan ludah, maka tidak membatalkan, namun kalau mampu tapi tidak di buang tanpa ada keraguan puasanya batal.

Tidak batal secara mutlak

Kalau pada malam hari sudah di bersihkan namun waktu siang hari ada sisa makanan yang ikut tertaln dengan ludah, maka tidak membatalkan puasa. Namun, kalau tidak di bersihkan pada malam hari lalu tertelan sisa makakan, maka puasanya batal.

Demikian penjelsan yang dapat kami bagikan semoga bisa memberi kemanfaatan untuk sahabat semua.

Kalau ada permasalahan yang rumit untuk di selesaikan bisa tanya di dalam komntar, Insa Allah admin akan segera menjawab.


Tag : Islam
0 Komentar untuk "Hukum Menelan Sisa Makanan Di Mulut Siang Hari Saat Puasa "

Back To Top