Media Informasi Terkini

Inilah Hukum Pasien Di Infuse Saat Berpuasa

Inilah Hukum Pasien Di Infuse Saat Berpuasa
Pasien Di Infuse

Ketika bulan puasa sudah tiba banyak pertanyaan-pertanyaan yang di tanyakan kepada para ustaad di sekitarnya, pertanyaan yang di ajukan bermacam-macam. Satu di antara pertanyaan yang sering di ajukan seperti ini?

Jika ada orang sakit yang membutuhkan untuk di infuse, padahal  ia dalam keadaan berpuasa, lalu apakah dengan infuse orang tersebut puasanya batal. 

Dalam kitab Syaru al-Yakhuty An-nufuss, yang di namakan infuse ialah pemasukan suatu cairan atau obat ke dalam tubuh selama periode tertentu, Infus ini dilakukan dengan cara memasukkan jarum kecil ke alirah pembuluh darah dengan cairan atau obat tersebut sampai ke dalam perut, maka menurut ulama’ ini dapat membatalkan puasa.

Akan tetapi menurut pendapat ulama yang lain, semua benda atau cairan yang di masukkan ke dalam lubang yang sampai ke dalam tubuh, tidak melewati jalan semestinya, semisal lewat pergelangan tangan, pantat atau betis, maka dalam kasus ini tidak membatalkan puasa. 

Menurut sebagian ulama yang lain lagi, apabila tusukan jarum infuse masuk ke dalam tubuh, maka menurut ulama dapat membatalkan puasa.




Menurut Syeikh Abdullah Bakir berkata, “Sesungguhnya infuse itu tidak dapat membatalkan puasa , akan tetapi menurut dokter infuse itu mengandung cairan yang dapat mengenyangkan perut dan juga dapat menyegarkan badan, dengan penjelasan seperti, ini maka status jarum infuse yang fungsinya seperti penjelasan dari dokter ini, maka sudah di pastikan membatalkan puasa.

Sedngkan infuse yang tidak mengenyangkan dan tidak menyegarkan bagi orang yang haus, maka infuse semacam ini tidak membatalkan puasa.

Lalu, pendapat mana yang harus kita lakukan, sedangkan para ulama terjadi khilaf dalam menyikapi kasus ini, maka jalan yang harus kita lalui yakni jalan berhati-hati, dan andaikan terpaksa untuk di suntik atau di infuse pada waktu siang, sedangkan dalam keadaan puasa.

Maka hendaknya mengqodlo’ puasa, kerena setiap perkara yang sampai pada bagian perut bagian dalam, melwati lubang yang terbuka, baik terbukanya itu asli atau tidak, maka dapat membatalkan puasa.

Demikian penjelasan mengenai hukum menginfuse pasien dalam keadaan berpuasa, apakah batal atau tidak, semoga dengan jawaban yang di ambil dari kitab Syarru Al-Yaqhuty bisa bermanfaat untuk semuanya. aminn




Tag : Islam
0 Komentar untuk "Inilah Hukum Pasien Di Infuse Saat Berpuasa"

Back To Top