Media Informasi Terkini

Membunuh Cicak Berpahala Prespektif Hadist Shohih

Membunuh Cicak Berpahala Prespektif Hadist Shohih

Bunuh Cicak


Sahabat Galeri kitab kuning yang selalu di rahmati oleh Allah Swt, kita tahu Dalam islam hukum membunuh itu sangat di larang dan huklumannya sangat berat yakni hukum qhisos, lalu bagaimana kalau yang di bunuh itu berupa binatang, maka tetap dalam  islam melarangnya, selama binatang itu tidak mengganggu atau membayakan dirinya. 

Binatang itu ada yang suci dan boleh di makan dagingnya seperti kambing dan sapi
Ada juga binatang yang suci tapi tidak boleh di  makan seperti kucing

Ada binatang yang najis dan juga tidak boleh di makan seperti anjing dan babi

Tapi kesemuanya itu tidak boleh di bunuh walaupun dagingnya najis, kecuali binatang itu mengganggu dan membahayakan dirinya.

Tapi, ada satu binatang melata yang di ajurkan oleh Nabi Muhammad Saw untuk di bunuh dan juga mendapatkan pahala bagi orang yang membunuhnya, hewan apakah itu?

Membunuh Cicak Berpahala


Dalam hadits Shahih di sebutkan, yang di riwayatkan oleh Abu Hurairah, “Seseorang yang membunuh cicak dengan 1 kali pukulan, maka ia mendapatkan 100 kebaikan, kalau membunuh cicak dengan 2 kali pukulan, maka baginya mendapat kebaikan kurang dari 100, begitu juga seterusnya

Ini dalil shahih mengenai anjuran membunuh cicak serta orang yang berhasil membunuh cicak akan mendapatkan pahala sesuai dengan jumlah pukulannya, kalau ia membunuh cicak 1 kali pukulan, maka ia mendapat 100 kebaikan, kalau lebih dari 1, maka pahalanya juga berkurang.

Kisah Cicak 

Kisah Cicak Pada Masa nabi Ibrahim


Pada masa Nabi Ibrahim As dengan raja Namrud, di bakarlah Nabi Ibrahim atas perintah  Raja Namrud, karena Nabi Ibrahim mengejek tuhannya dan juga menghancurkan patung-patung mereka, lalu Nabi Ibrahim di lemparkan ke dalam bara api, Nah, pada saat Nabi Ibrahin berada di dalam api, kemudian ada seekor cicak yang berusaha meniup api tersebut, agar api itu terus membakar Tubuh Nabi ibrahim As.

Secara akal tidak mungkin seekor cicak kecil mampu meniup bara api, bahkan secara akal sebelum meniup api cicak itu akan turut terbakar atau cicak itu malah menjauh, sebab panasnya api yang membara, tapi, disini yang di nilai adalah usaha cicak yang  meniup api agar api membakar tubuh Nabi ibrahim. Walaupun secara akal api itu tidak terpengaruh oleh tiupan cicak.

Kisah Cicak Pada Masa Nabi Muhammad Saw


Pada saat nabi Muhammad Saw dengan Sayyidina Abu bakar As-Syiddiq di kejar-kejar oleh kaum musyrikin untuk di bunuh, lalu Nabi Muhammad beserta Abu bakar berinisiatif untuk bersembunyi di Goa.

Ketika itu kaum Musyrikin mengejar Nabi Muhammad Saw sampai di mulut Goa, lalu, mereka berhenti dan tidak jadi masuk ke dalam Gua, sebab mereka menyakini, seandainya Nabi Muhammad Masuk ke Goa ini, niscaya jaring-jaring laba-laba ini akan rusak, serta burung merpati yang sedang mengeram ini akan kabur. Lalu mereka bingung mau mencari kemana lagi,

Lalu, ada seekor cicak yang memberi tahu kepada mereka  kalau di dalam goa ini ada seseorang. Tapi, kaum  Musyrikin ini tidak menyadari kalau cicak itu memberi tahu mereka kalau di dalam goa  ini ada Nabi Muhammad saw dengan Abu bakar.sehingga dengan tangan hampa kaum Musyrikin ini pulang.

Catatan penting:  membunuh cicak itu ada anjuran dari Nabi Muhammad Saw, tapi, bukan berarti boleh siksa, semisal di bunuh secara perlahan, sebelum di bunuh di potong kakinya, di tenggelanmkan, maka ini di larang, bahkan akan mengakibatkan dosa.



Demikianlah artikel ini semoga kita bisa mengambil hikmah di balik ini semua dan semoga bermanfaat.





Tag : Islam
0 Komentar untuk "Membunuh Cicak Berpahala Prespektif Hadist Shohih"

Back To Top