Media Informasi Islam Terkini

5 Perkara Yang Harus Di Hindari Ketika Ziarah Kubur Tuntunan Syariat

5 Perkara Yang Harus Di Hindari Ketika Ziarah Kubur Tuntunan Syariat
ZIARAH KUBUR

Sahabat mursyid hasan yang di muliakan oleh Allah Swt, semoga sahabat-sahabat selalu di beri kesehatan dan lancar rizqinya, Nah, artikel kali ini membahas masalah etika ziarah kubur sesuai yang nabi Muhammad ajarkan kepada umatnya, semoga bermanfaat.

Melihat kondisi saat ini banyak di temukan di daerah pedesaan atau kota-kota yang makamnya tidak terurus, lalu orang-orang yang hendak menziarahi kerabatnya, tidak sedikit yang melangkahi makam, ada juga yang sampai bercanda di makam.


Bangunan Makam 


Ketika melihat bangunan makam di bongkar, lalu tersisa batu bata dan genting maka bekas bangunan itu tidak boleh di ambil, kecuali ada izin dari ahli warisnya, kalau tidak mendapati ahli warisnya, maka hukum bekas bangunan itu seperti halnya sisa-sisa yang tidak ada pemilikinya maka boleh untuk di ambil. Ini banyak terjadi di tengah masyarakat ketika menziarahi makam keluargnya, lalu menemukan batu bata di makam lain atau batu bata hasil bongkaran makam, lalu di ambil untuk keperluan makam keluargnya.

Menginjak Makam


ketika hari raya besar atau malam jum’at banyak masyarakat berbondong-bondong menziarahi keluargaanya yang sudah tiada, Ntah karena sesak atau apa, banyak masyarakat melewati jalan pintas yakni menginjak makam, agar mudah menuju makam keluarganya.

Bagaimana hukum fiqih menyikapi hal demikian?

Hukumnya makruh menginjak makam orang muslim, nabi Muhammad Saw juga melarang melangkahi makam-maka orang muslim, begitu juga makruh menginjak makam orang-orang yang halal di bunuh seperti, orang murtad, kafir harbi, makruh ini kalau ada praduga mayitnya masih belum rusak kecuali ada dlarurat, semisal kalau tidak menginjak makam ini di kawatirkan di terkam binatang buas atau ada lubang di sisi makam, sehingga kalau tidak menginjak atau melangkahi makam ini akan terjerumus ke dalam lubang tersebut.

Duduk Di Atas Makam


Prilaku yang ketiga ini tidak boleh di lakukan bahkan bisa di hukumi haram kalau sampai duduk di atas makam, namun pendapat ini di di tolak yang di maksud dengan duduk di atas makam adalah kalau kencing dan berak di atas makam, bukan duduk. Namun, walaupun hanya kencing, berak, meludah atau buang sampah yang di haramkan, tetap sebagai seorang muslim harus menjaga akhlaqul karimah terhadap mayit yang ada di liang lahat apalagi mayit tersebut seorang muslim.


Membawa Dupa


Mitos yang beredar saat penulis masih kecil dulu” menghidupkan dupa di rumah pada malam jum’ad itu sebagai bentuk sedekah terhadap mayit dan mayit itu  bisa makan dari asap dupa tersebut”

1 tahun yang  lalu penulis menemukan seseorang membawa dupa lalu di bakar di atas makam kerabatnya dengan anggapan dupa itu sebagai makanan orang-orang mati, Bukan hanya itu saja penulis juga menemukan tradisi seperti ini di lakukan di daerah-daerah lain. Perlu di luruskan lagi, dupa itu  di gunakan oleh bangsa arab sebagai pengharum ruangan bukan untuk makananya orang mati, hukumnya makruh kalau membakar dupa di atas makam sebab di anggap menyia-nyiakan barang.

Kerjakan sesuatu yang sudah ada tuntunan dari syariat seperti membaca surat yasin, surat al-ikhlas, membaca dzikir atau menabur bungah di atas makam, semua ini tuntunan dari Nabi Muhammad Saw dan ulama-ulama.

Demikian penjelasan mengenai prilaku yang harus di hindari ketika ziarah kubur, semoga dengan adanya artikel ini memberi keluasan ilmu dan memberi kemanfaatan bagi semuanya khususnya penulis dan pembaca. Aminnn..





Tag : Islam
0 Komentar untuk "5 Perkara Yang Harus Di Hindari Ketika Ziarah Kubur Tuntunan Syariat"

Back To Top