Media Informasi Islam Terkini

Seram, Ternyata Mayit Bisa Mendengar Dan Merasa Prespektif Al-Qur’an dan Hadist

Seram, Ternyata Mayit Bisa Mendengar Dan Merasa Prespektif Al-Qur’an  dan Hadist


Salam sejahtera untuk sahabat-sahabat mursyid hasan, Nah kali ini mursyid hasan akan membahas tema yang jauh berbeda dengan artikel-artikel sebelumnya. Apa itu ? mayit bisa mendengar dan merasa, apakah sahabat percaya?, pastinya tidak, Nah gimana kalau ada hadist dan al-qur’annya,  apakah sahabat masih belum percaya, jawabanya pasti percaya, untuk kita simak bersama ulasan mengenai mayit bisa mendengar dan merasa prespektif al-qur’an dan hadist.

Kehidupan bagi manusia itu ada empat tahap hidup dalam kandungan, hidup di dunia, alam barzah dan alam akhirat, Nah kehidupan manusia yang nyata  adanya yakni di alam barzah, ini bukan fiktif atau hayalan ini nyata, akan tetapi kehidupan di alam barzah itu ghaib tidak bisa di lihat dengan mata, sehingga wajar banyak oarang yang menganggap di alam barzah itu hanya hayalan saja, anggapan ini bagi orang-orang yang imannya lemah, orang seperti ini akan percaya kalau hal itu nampak jelas di matanya. Kitab Mafahim yajibu an tashaha Karya Abuya ibnu “alawi al-maliki Halaman 261 maktabah ash-shafwah, semarang.

Mayit Bisa Mendengar


Ada sekelompok orang beranggapan bahwa mayit itu tidak bisa mendengar, berbicara, merasa, ini di sebabkan mayit itu sudah mati dan menjadi tanah, sehingga tidak memiliki kemampuan untuk berbicara dan lain sebagainya, ini merupakan anggapan yang salah. Salah satu hadist yang menerangkan bahwa mayit bisa mendengar adalan hadist shahih Mukhori dan Muslim:

Hadist ini dari Anas bin malik dari thalhah dan abdullah bin umar bahwa” Nabi Muhammad memerintahkan kepada para sahabatnya untuk mengubur 24 lelaki pembesar qurais, mereka di masukkan ke dalam salah satu lembah yang terdapat di tanah badar, lalu Nabi Muhammad memanggil nama-nama pembesar yang mati tadi” wahai abu Jahl ! ibnu Hisyam! Wahai Umayyah Bin Khalaf, wahai Utbah bin Rabi’ah! Apakah kalian semua tidak mendapatkan janji dari tuhan terhadap kalian, kalau kalian semua dalam kesesatan ? karena aku sunnguh telah menadapatkan janji dari tuhanku bahwa ini benar adanya (islam), kemudian Sahabat Umar Bin Khatab bertanya kepada nabi Muhammad Saw, Ya Rasul bukankah jasad-jasad ini sudah meninggal, apakah merekaa bisa berbicara?” demi dzat yang nyawaku berada di dalam kekuasaannya, kalian tidak lebih mampu mendengar terhadap ucapanku dari pada mereka,namun mereka tidak mampu untuk berbicara. Kitab Shahih Ibnu Hibban Juz 11 Hal 99

Hadist lain yang di riwayatkan oleh al-bukhori dan muslim dari hadistnya ibnu umar, al-bukhori dari hadistnya anas dari abu thalhah, dan oleh imam muslim dari hadistnya anas dari umar. Juga di riwayatkan olehat-thabrani dari hadistnya ibnu mas’ud dengan sanat shahih dan dari hadistnya abdullah ibnu sidan dari ibnu umar yan di dalamnya terdapat redaksi sebagai berikut: para sahabar Nabi bertanya pada baginda Nabi Muhammad Saw “ Ya Rasulullah apakah bisa orang meninggal dunia mendengar?” Nabi Muhammad Saw bersabda “ mereka semua bisa mendengar tapi yidak bisa berbicara,” Kitab Mafahim Yajibu An-Tushaha  karangan Abuya Sayyid Muhammad Ibnu’Alawi Al-Maliki Hal 261 

Mayit setelah di kebumikan lalu kerabat dekatnya pulang serta pelayat yang lain, mayit ini bisa mendengar langkah kaki mereka, dalam kitab Shahioh Muslim ada sebuah hadist yang menerangkannya.

“Sesungguhnya seorang hamba ketika di letakkan di liang lahat dan para sahabatnya berpaling darinya sesungguhnya ia mendengar suara gesekan sandal mereka” 


Seram, Ternyata Mayit Bisa Mendengar Dan Merasa Prespektif Al-Qur’an  dan Hadist

Mayit Bisa Merasakan


Di atas kita sudah membahas kalau mayit itu bisa mendengar ternyata di samping bisa mendengar mayit juga  bisa merasakan, dalam kasus ini di jelaskan tentang orang mati syahid seperti dalam firmannya.

“Sesunggunhnya engkau menyangka orang-orang yang mati di jalan Allah Swt telah mati, padahal mereka itu hidupdan di beri rizki oleh tuhan mereka”. (Surat Ali Imran Ayat 169)

Dalam ayat di atas ini Allah Swt memberi rizki kepada orang-orang yang mati syahid, mereka mersakan rizki dari Allah Swt dengan indra perasa yang baik, mereka merasakan kenikmatan hal itu dengan kenikmatan yang sesungguhnya, ketika mereka sudah merasakan rizki yang di berikan oleh Allah Swt, kemudian mereka berkata”Andaikan saja mereka saudara-saudaraku tahu apa yang telah di berikan kepada kami  rizki oleh Allah Swt” Kitab Mafahim Halaman 266.

 Dalam kitab Al-Usul Fil Auliya’ ada keterangan bahwa Syeikh Ali Al-Qarasyi berkata dalam salah satu kitabnya” Saya pernah melihat empat Masyayikh ketika di dalam kuburan melakukan atau bertindak seperti apa yang di lakukan oleh orang-orang yang masih hidup”. Jika orang shaleh saja ketika meninggal dunia masih bisa melakukan seperti halnya orang yang masih hidup, apalagi jasadnya Para sahabat dan para nabi, dalam hadist di sebutkan.

Para Nabi hidup dalam kuburnya serta melakukan shalat”HR, Abu Ya’la Dan Al-Bazzar).

Dalam hadist itu di riwayatkan oleh Abu Ya’la Dan al-Bazzar dan para perawi hadist yakni Abu Ya’la dalam orang-orang Tsiqqah “Terpercaya”. Keterangan kitab Maj’uz Zawa’id Juz 8 Hal 144.  Dari urain di atas ini dapat di fahami bahwa anggapan orang-orang meninggal dunia ini tidak bisa mendengar dan merasa itu keliru dan menyalahi al-qur’an dan hadist.

Demikialah uraian artikel tentang orang meninggal dunia bisa di mendengar dan merasa, semoga artikel ini dapat memberi kemanfaatan bagi semuanya khusunya penulis, pembaca dan pengunjung web yang setia. Amnn..

Nb: untuk lebih memperluas keilmuan kita semua, terkait  masalah ini agar dan juga untuk lebih menguatkan pendapat ini, sekiranya sahabat-sahabat membaca kitab Mafahim karya Abuya Sayyid Muhammad Ibnu’Alawi Al-Maliki.







Tag : Islam
0 Komentar untuk "Seram, Ternyata Mayit Bisa Mendengar Dan Merasa Prespektif Al-Qur’an dan Hadist"

Back To Top