Media Informasi Islam Terkini

5 Ulama Salaf, Mengomentari Seputar sampainya Pahala Ibadah Pada Mayit

-5- Ulama- Salaf,-  Mengomentari -Seputar- sampainya- Pahala-  Ibadah - Pada- Mayit-
Menghadiahkan bacaan al-qur'an 

Salam sejahtera untuk sahabat mursyid hasan yang sangat setia mengunjungi web ini dengan harapan semoga web ini memberi kemanfaatan bagi seluruh masyarakat dan khusunya untuk para pengunjung web ini.

Soal amalam ibadah atau pahala ibadah yang di hadiahkan utnuk mayit semua mayoritas ulama sepakat bahwa hal demikian itu di perbolehkan dan tidak ada yang mengatakan haram, dan tidak ada ulama yang berselisih faham mengenai perkara tersebut, namun ada sedikit perselisihan yang terdapat pada madzhab imam As-Syafi’i, bahwa jika seorang ingin menghadiahkan pahala ibadahnya untuk mayit, maka harus di niati dulu semisal aku hadiahkan pahala bacaan al-qur’an ini untuk si fulan, maka ini sampai pada mayit yang di tuju, sedangkan mazhab lain tidak perlu niat. Hasyiyah Al-Bajuri “Ala al-khatib juz 2 hal 302

Simak Fatwa 5 ulama salaf mengenai sampainya hadiah pahala ibadah pada mayit


a. Imam As-Syafi’i

Imam As-Syafi’i berkata dalam salah satu karangan beliau yang berbunyi “ di sunnahan membaca sebagian ayat al-qur’an di dekat mayit, namun lebh baiknya lagi jika pelayat membaca al-qur’an sampai khatam” Dalilul Falihin Syarh kitab riyadus sholihin jus 3 hal 388.

b. Syeikh Jalaluddin Al-Mahalli

Sedekah (sebagai ganti) dari mayit akan bermanfaat baginya dan begitu juga  ahli warisnya mendoakan keluarganya yang sudah meninggal dunia maka akan bermanfaat untuk dirinya dan untuk si mayit yang di do’akan dengan begitu Syeikh Jalaluddin mengatakan sampainya pahala amalan ibadah kepada mayit. Ini berlandaskan ijma ulama, hal ini seperti yang di kutip oleh Imam Nawawi dan lainnya. Al-imam As-Syafi’i berkata “ dan dengan keluasaan Allah Swt orang-orang bersedekah turut mendapatkan pahala” Kitab Kanzu ar-raghibin Ma’a Hasyiyata Qulyubi jus 3 hal 177.

c. Imam Al-Qurtubi

Beliau Mengatakan bahwa semua ulama salaf sepakat bahwa menghadiahkan atau mensedekahkan pahala amalan ibadah pada si mayit akan sampai, begitu juga mengenai bacaan ayat al-qur’an, shalawat, istigfar, karena itu semua termasuk sedekah, jika di niati sedekah pahala untuk si mayit. Sebagaimana sabda baginda Nabi Muhammad Saw, setiap kebaikan itu sedekah” (HR, Imam Bukhori muslim), dengan adanya hadist ini sedekah untuk mayit bukan hanya bacaan al-qur’an, istigfar dan shalawat saja, melain semua amal kebaikan itu termasuk sedekah seperti menolong orang lain, membuang hal-hal yang membahayakan bagi orang lain seperti duri di tengah jalan. Jadi bersedekah pahala ibadah pada mayit bukan hanya bacaan al-qur’an, istigfar, menyumbang, shadaqah saja, tapi berupa kebaikan contoh menolong orang yang sangat memerlukan bantuan kita. Membuang duri di jalan. Kitab Mukhtashar Tadzkirah hal 25 , Makbabah As-Syamilah.

d. Imam Ibnu Taimiyah

Beliau termasuk tokoh yang sangat di puja oleh sebagian sekte islam ini, ada sebagian orang yang tidak tahu tentang islam memberikan fatwa bahwa bid’ah orang yang menghadiahkan pahala ibadah untuk si mayit, bahkan orang-orang ini menggunakan dalilnya Imam ibnu taimiyah bahwa pahala ibadah yang di sedekahkan pada mayit tidak sampai, ini fatwa yang bohong, sebab Imam Ibnu Taimiyah mengatakan sendiri kalau amalan ibadah yang di sedekahkan pada mayit itu sampai.

Beliau saat di tanya mengenai pembacaan tahlil sampai 70.000 kali apakah itu sampai pada mayit atau tidak, apakah baaan itu bermanfaat?

Beliau Imam Ibnu Taimiyah menjawab” Apabila seorang membaca tahlil 70.000 kali lalu di hadiahkan untuk mayit maka pahala ini sampai pada mayit dan bacaan ini sangat bermanfaat untuk mayit. Majmu’ Fatawi Li Ibn Taimiyah juz 24 hal 323. Maktabah syamilah. 


-5- Ulama- Salaf,-  Mengomentari -Seputar- sampainya- Pahala-  Ibadah - Pada- Mayit-
Bacaan al-qur'an untuk mayit


e. Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah

Imam Ibnu Qoyyim beliau termasuk ulama yang sangat alim dalam bidangnya bahkan beliau di jadikan idola oleh golonga remaja pada masa itu. Beliau berkata bahwa sedekah yang di tujukan pada mayit itu sampai padanya, sebagaimana yang beliau sampaikan dalam salah satu kitabnya yakni al-Ruh:

“Sebaik-baik amal yang di sedekahkan pada mayit yakni memerdekaan budak, sodaqah jariyah, membaca al-qur’an, istighfar, berdo’a dan haji” Ar-Ruh karangan Imam Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah hal 14.

Bahkan dalam kitabnya beliau berkata, siapa orang yang mengatakan bahwa pahala sedekah tidak sampai pada mayit dan mengatakan itu tdak ada landasannya maka orang ini telah melakuakn bid’ah, sebagaimana yang tertera di dalam kitab Ar-Ruh.:

“Para ahli bid’ah dari glongan ahli kalam berpendapat bahwa menghadiahkan pahala ibadah baik berupa do’a sama sekali tidak sampai pada mayit”

Tambahan untuk para sahabat yang ingin mengetahui dalil tentang amalan ibadah yang sampai pada si mayit salah satunya dalam kitab Mafahim Karangan Abuya Syeikh Al-maliki.

Kesimpulan dari paparan tadi mengatakan bahwa amalan ibadah yang di sedekahkan pada mayit itu sampai dan memberikan kemanfaatn bagi mayit, untuk itu bagi para sahabat yang keluarganya telah mendahului kita jangan ragu dan takut untuk mensedekahkan amalan ibadah yang kita lakukan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua khususnya penulisdan pengunjung. Aminn ya rabbal ‘alamin..

Tag : Islam
0 Komentar untuk "5 Ulama Salaf, Mengomentari Seputar sampainya Pahala Ibadah Pada Mayit"

Back To Top