Media Informasi Islam Terkini

Kesunnahan Shalat Li Syukril Wudlu’

Kesunnahan Shalat  Li  Syukril  Wudlu’
Shalat Lii Sukril Wudlu'


Wudlu merupakan pekerjaan yang dapat mengesahkan shalat, pekrjaan ini yang di awali dengan niat dan di akhiri dengan membasuh kaki, lalu apa bedanya syarat dan rukun, bukannya ini sama-sama wajib ada saat melakukan pekerjaan itu, loh beda yang namanya syarat itu sesuatu pekerjaan yang wajib ada sebelum melakukan pekerjaan tersebut semisal sebelum melakukan shalat harus wudlu, Nah wudlu ini namanya syarat. Contoh lain sebelum melakukan wudlu harus bersih dari najis, membersihkan najis itu namanya syarat .lalu kalau rukun bagaimana.

Kalau Rukun sesuatu perkara yang ada di dalam pekerjaan tersebut semisal dalam wudlu itu ada niat, membasuh wajah, ini namanya rukun. Dalam shalat ada ruku’ dan al-fatihah ini juga rukun..simpelnya syarat itu di luar pekejaan kalau rukun di dalam pekerjaan.

Wudlu di samping ada syarat dan rukun juga ada kesunnahan yang harus di lakukan, kenapa harus di lakukan, alasan yang pertama karena mengikuti nabi Muhammad, yang kedua karena menginginkan pahala tambahan, dan juga untuk menambal perkara wajib yang kurang sempurna.

Lalu apa kesunnahan yang perlu di lakukan, kalau membahas masalah kesunnahan wudlu terlalu banyak di sini akan mengupas satu kesunnahan wudlu saja, sebab kesunnahan ini jarang sekali di lakukan, mungkin karena ketidak tahuan atau memang gak ada wktu, Wallahu ‘Alam..

Di sunnahkan setelah melakukan wudlu untuk mengerjakan shalat dua rakaat (shalat Li Sukril Wudlu), terkait dengan pelaksanaan shalat sukrul wudlu ini, apakah ada batasan waktu seseorang dapat kesunnahan melakukan shalat ini?

Batasan waktu pelaksanaan shalat Li sukril Wudlu ini tidak lama setelah wudlu, ini urf yang menilai (Anggapan Masyarakat). Ada pendapat lain mengatakan sebelum berpaling dari selesainya melakukan wudlu. Ada juga yang berpendapat sebelum berhadast. Inilah waktu waktu di sunnahkan melakukan shalat Sukrul Wudlu.


Dalam Kitab Bughyatul Mustarsyidin Hal 39


Kalau menurut kitab ini kesunnahan shalat sukrul wudlu bisa hilang sebab terpisah terlalu lama ini menurut anggapan masyarakat (Urf), ini juga di perkuat dengan dalil yang ada didalam kitab At-Tuhfah Dan Nihayah.

Ada juga yang berpendapat lamanya terpisah yang dapat menghilangkan kseunnahn wudlu yakni seukuran shalat dua rakaat,

Ada juga pendapat Imam As-Syamhudi kesunnhana shalat Li Sukril Wudlu  hilang kalau sampai berhadst, ini tidak di batasi dengan waktu tapi dengan adanya hadast.

Lalu Imam As-Syamhudi menambahi pendapatnya beliau bahwa ketika melakukan shalat di setiap rakaatnya  membaca Istigfar 3 kali, pendapat ini juga di Nas-kan oleh Imam As-Syafi’i.

Bisrol Al-Karim Juz 1 Hal 28


Di sunahkan melakukan shalat dua rakaat (Li Sukril Wudlu) setelah melakukan wudlu yang sekiranya bisa di nisbatkan terhadap wudlu. Mengenai waktu shalat Li sukril wudlu itu bisa di hilang kesunnahannya, sebab terpisah terlalu lama antara wudlu dengan shalat .

Ulama yang lain mengatakan hilangnya sebab berpaling setelah melakukan wudlu, menurut ulama yang lain terputus kesunnahan shalat sebab keringnya air bekas basuhan wudlu.

Lalu apa kasiat mengerjakan shalat Li Sukril Wudlu’

Dalam Kitab Tanbihul Ghofili di sebutkan fadlilah mengerjakan shalat Li Sukril Wudlu ini berdasarkan hadist nabi Muhammad Saw yang di riwayatkan oleh Imam Bukhori:

 “Rasulullah berkata kpd Bilal: Ceritakanlah kpdku amal apa yg amat engkau harapkan dlm Islam,sebab aku mendengar suara kedua sandalmu di surga? Bilal menjwb:Tdk ada amal ibadah yg paling kuharapkan selain setiap aku berwudhu baik siang atau malam aku selalu shalat setelahnya sebny yg aku suka” .(HR Bukhari)

Dengan hadist ini dapat di simpulkan bahwa seseorang yang istiqomah mengerjakan shalat li sukril wudlu akan mempermudah jalan menuju surja, semoga kita termasuk orang-orang yang ada didalamnya.

Demikian artikel yang dapat saya informasikan semoga dapat memberi pengetahuan lebih dan bermanfaat. Amin..






Tag : Islam
0 Komentar untuk "Kesunnahan Shalat Li Syukril Wudlu’"

Back To Top