Media Informasi Islam Terkini

Tata Cara Memotong Kuku Yang Benar Menurut Syari’at Islam

Tata Cara Memotong Kuku Yang Benar Menurut Syari’at Islam
Telapak Tangan Kanan
Agama islam merupakan agama yang paling benar, ini pernyataan firman Allah Swt dan sebab dari semua aktifitas umat islam di atur secara Syariat mulai bangun tidur sampai tidur lagi seseorang tak lepas dari aturan perundang-undangan yang telah di buat, baik dalam hal ibadah  seperti shalat. Dalam pernikahan, Dalam hal Akad jual beli juga ada aturannya, dalam hal bersosialisasi juga ada aturannya sesuai dengan Syari’at..

Begitu juga yang berhubungan dengan badan seperti memotong kuku, memotong rambut yang ada di tubuh ini semua sudah di atur oleh oleh Syari’at, ini di buat agar kita tidak sama dengan hewan dan sejenisnya.

Untuk itu web MURSYID HASAN akan memberikan info seputar memotong kuku yang sesuai dengan aturan Syari’at:

Sebelum di lakukan memotongan kuku sebaiknya ulurkan telapak tangan bagian dalam 


Tata Cara Memotong Kuku Yang Benar Menurut Syari’at Islam
Telapak Tangan Kiri
Lalu Mulai dari JARI TELUNJUK tangan kanan. JARI TENGAH tangan kanan, JARI MANIS tangan kanan, JARI KELINGKING tangan kanan lalu biarkan IBU JARI tangan kanan tidak di potong. Setelah itu loncot tangan bagian kiri. JARI KELINGKING tangan kiri, Jari Manis tangan kiri, JARI TENGAH tangan kiri, JARI TELUNJUK tangan kiri, IBU JARI tangan kiri, baru setelah IBU JARI tangan kiri di potong, giliran IBU JARI bagian tangan kanan di potong.
Inilah tata cara memotong kuku yang benar menurut Syari’at islam.

Setelah kuku kedua tangan di potong sekarang lanjut tata cara memotong kuku kedua kaki, kalau memotong kuku di bagian kaki sangat berbeda dengan memotong kuku bagian kedua tangan, simak saja dengan baik..

Untuk pemotongan kuku bagian kaki di mulai dari JARI KELINGKING kaki kanan sampai JARI KELINGKING bagian kaki kiri, untuk jari kaki tidak terlalu rumit di banding jari kedua tangan.


Tata Cara Memotong Kuku Yang Benar Menurut Syari’at Islam
Kedua Kaki

Setelah semua kuku yang terpotong di kumpulkan sebaiknya potongan kuku di pendam, sebab Nabi Muhammad juga pernah melakukan hal ini, Namun bukan hanya kuku saja yang Sunnah di kubur tapi juga berlaku untuk rambut, bulu dan gigi, yang penting semua anggota tubuh yang terlepas Sunnah untuk di kebumikan.

Dan Sunnah lagi memotong kuku atau rambut pada hari jum’at ada pendapat lain mengatakan sangat di sunnahkan malam jum’at yakni hari kamis setelah shalat ashar. Semoga kita bisa mengamalkannya.

Refrensi Kitab Kuning 

I'anatut Tholibin dan Busyrol Karim :

.ويرد المنتتف من شعرهما اليه ندبا في الكفن أو القبر وأما دفنه ولو في غير القبر فواجب كالساقط من الحي إذا مات عقبه. إعانة الطالبين ٢/١٠٩
أما المنفصل من حي فيسن مواراته بخرقة ودفنه إن مات بخلاف ما لم يمت فيسن دفنه بلا لف خرقة. بشرى الكريم ٢/٣٦

- Hasyiyah Bujairomi  

قَوْلُهُ : ( وَلَوْ وُجِدَ جُزْءُ مَيِّتٍ ) أَيْ تَحَقَّقَ انْفِصَالُهُ مِنْهُ حَالَ مَوْتِهِ أَوْ فِي حَيَاتِهِ وَمَاتَ عَقِبَهُ فَخَرَجَ الْمُنْفَصِلُ مِنْ حَيٍّ وَلَمْ يَمُتْ عَقِبَهُ إذَا وُجِدَ بَعْدَ مَوْتِهِ فَلَا يُصَلَّى عَلَيْهِ ، وَيُسَنُّ مُوَارَاتُهُ بِخِرْقَةٍ وَدَفْنُهُ 

Demikian yang dapat penulis informasikan semoga bermanfaat untuk semuanya khusunya penulis dan pembaca. Aminn..

Tag : Islam
0 Komentar untuk "Tata Cara Memotong Kuku Yang Benar Menurut Syari’at Islam"

Back To Top