Media Informasi Islam Terkini

Profil Imam Anas Bin Malik “Meneladani Kehebatan Pelayan Nabi Muhammad Saw”

Profil Imam Anas Bin Malik “Meneladani Kehebatan Pelayan Nabi Muhammad Saw”

Apakah jenengan tahu semua tentang sosok seorang ahli hadits yang ketokohannya telah diramal pada jauh-jauh hari oleh Rosulullah Saw dan terkenal amat teliti dalam meriwayatkan hadits , terutama tentang kualitas para perowi. Ia Imam malik bin anas.

Nama  lengkap beliau Malik bin Anas Al Asybahy Al ‘Araby. Beliau lahir di kota Madinah pada tahun 95 H/ 713 M. kakeknya berasal dari kota Yaman kemudian hijrah kekota Madinah, beliau masih sampai masa kehidupan rasulullah Saw sehingga termasuk jajaran sahabat rasulullah Saw.

Imam Malik bin Anas pada jauh-jauh hari sebelumnya sudah diramalkan ketokohannya oleh Rasulullah Saw dalam salah satu sabdanya, sebagaimana tersebut dalam Kitab Al Jaami’ush Shahih karya Imam At Turmudzi Jus IV halaman 153 terbitan Darul Fikr tahun 1974 pada nomor 2821 berbunyi:  “Hampir saja manusia membelah hati unta untuk mencari ilmu, kemudian mereka tidak mendapatkan seorang yang lebih pandai dari orang-orang alim Madinah”. (HR. Turmudzi, Malik, Nasa’I dan Hakim).

Hampir semuanya ulama pada masa itu memastikan bahwa yang dimaksud hadits di atas adalah Imam Malik bin Anas yang bergelar IMAMU DARIL HIJRATI. Demikian pula yang membawah hadits ini (Uyainah) menyatakan juga bahwa yang dimaksud hadits di atas adalah Imam Malik bin Anas , sedangkan yang diluar sanad diwakili oleh Syeikh Abdurrazaq.

Imam Malik bin Anas mempelajari ilmu-ilmu keislaman pada ulama’-ulama yang berada di kota Madinah pada saat itu. Dalam riwayat lain menyebutkan bahwasannya guru Imam Malik bin anas di kota Madinah itu sebanyak 900 guru , 300 gurunya para Tabi’in dan 600 gurunya yang lain para Tabi’it tabi’in. yang terpenting dari sekian banyak guru Imam Malik bin Anas adalah Rabi’ah bin Abdurrahman dalam bidang Fiqh, Nafi, Maulana Ibnu Umar dan Ibnu Syihab Al Zuhri, Abul Zanad dan Yahya bin Sa’id Al Anshari dalam bidang hadits.

Beliau penguasaannya dalam bidang haditz sangatlah mendalam dan  amat tekun dalam mengumpulkan hadits-hadits dari gurunya hinggah orang banyak mengambil sumber hadits dari Imam Malik bin Anas. Teman-temannya yang mengambil hadits bersumber dari Imam Malik diantara lain yang meriwayatkan hadits Sufyan Ats Tsauri. Al Laitsi Ibnu Sa’ad, Al Auza’I, Sufyan bin ‘Uyainah dan Abu Yusuf.

Imam Malik memiliki kelebihan dibandingkan dengan ulama lain pada masanya. Disamping beliau sebagai ahli fiqh yang memangku jabatan Mufti, beliau juga sebagai dokter spesialis dalam bidang hadits. Beliau mendapatkan gelar “Sayyid fuqahaul Hijaz”. Keistimewaan dibandingkan ulama para ahli hadits pada umumnya adalah bisa merumuskan kaidah memahami Al Qur’an dan Hadist sehinggah ditemukan kesimpulan pendapat mengenai berbagai macam masalah. Beliau juga berijtihad dengan menggunakan methode yang telah diciptakannya sendiri.

Dari keuletan dan kemampuan serta kerajinannya mengumpulkan hadits , ia mampu menghasilkan karya besar berupa Kitab Al Muwa’tha yang susunannya diatur sistimatik menurut ilmu Fiqh. Kitab ini disusunnya pada tahum 148 H dan kemudian diadakan pengkajian lagi berupa penelitian dan penyaringan hingga 10 tahun lamanya. Diantara kitab-kitab hasil karyanya Imam Malik bin Anas :

a.    Kitab Tafsir Gharibil Qur’an.
b.    Kitab Risalah Fil Raddin Ala Al Qadariyah.
c.    Kitab Risalah Ila Rasyid Fi Adab wal Mawa’idh.
d.    kitab Al Siyar.


Imam malik adalah seorang yang sangat hati-hati dalam menyampaikan fatwanya . beliau tidak malu menyampaikan kepada orang yang bertanya padanya meskipun dengan jawaban “tidak tau” atau “pulanglah” aku akan menelitinya terlebih dahulu masalah yang ditanyakan kepadanya .

Disamping sangat hati-hati , beliau juga amat merasakan berat tanggung jawabnya kepada allah. Beliau pernah berkata : “Hal yang sangat aku rasakan berat dalam hidupku ini adalah apabilah ad seorang bertanya kepadaku mengenai perkara halal dan haram , karna masalah halal dan haram itu hanya allah yang menentukannya , apakah hal itu halal atau haram” demikian suatu ketika beliau berseloroh kepada sahabat-sahabatnya.             

Keistimewaan imam malik yang lain . beliau sangat mengagumkan yaitu’ kecintaannya kepada rosulullah Saw hingga makamnya bahkan kota Madinah yang membuat beliau tidak bisa untuk pernah meninggalkannya. Menurut Imam Malik cinta kepada rosulullah adalah cinta kepada hadits-haditsnya hingga Imam Malik menjadi seorang tokoh hadits di masahnya. Sanad-sanad hadits yang diriwayatkan termasuk baik dan benar. Karna kehati-hatiannya itu. Disamping itu beliau telah menulishadits dengan tangannya sendiri tidak kurang 100.000 hadits. Setiap Imam Malik Akan membahas tentang hadits, ia terlebih dahulu bersuci, memakai wangi-wangiandan surban. Itu dilakukan semata-mata hanya menghormatkan Rosulullah Saw.

Imam Malik bin Anas wafat di kota Madinah pada tahun 179 H / 789 M dalam usia 84 tahun. Sebagai seorang mujtahid muthlak dan madzhabnya diakui sebagai salah satu madzhab yang mu’tabar.

Demikianlah profil mengenai Imam malik Bin Anas yang dapat saya informasikan, semoga dengan hadirnya profil Imam Malik Bin Anas ini kita bisa meneladani beliau dalam segi apapun khusunya yang berkaitan dengan proses mencari ilmu serta mengharap selalu mendapatkan barakah beliau..Amin..



Tag : profil ulama
0 Komentar untuk "Profil Imam Anas Bin Malik “Meneladani Kehebatan Pelayan Nabi Muhammad Saw”"

Back To Top