Media Informasi Islam Terkini

Maksud Mahram Yang Tidak Membatalkan Wudlu

Maksud Mahram Yang Tidak Membatalkan Wudlu

Kaum muslimin yang selalu di rahmati oleh Allah Swt, kita semua sudah mengetahui kalau kita menyentuh wanita yang bukan mahram, otomatis wudlu kita batal, baik yang menyentuh atau yang di sentuh, kecuali ada penghalang antara kulit laki-laki dan kulit perempuan walapun penghalangnya berupa kain yang sangat tipis.

Ada anggota perempuan apabila di sentuh oleh laki-laki yang bukan mahramnya tidak membatalkan wudlu yang pertama, rambut dan kuku.

Yang timbul pertanyaan yakni siapakah yang di maksud dengan mahram dalam bab wudlu’ itu?

Maksud mahram dalam bab wudlu yakni seseorang yang di haramkan untuk di  nikahi, yakni mahram karena nasab, mahram karena satu susuan (Radla’) mahram karena ada ikatan kekeluargaan seperti paman, bibi, ibu, ayah sandara kandung dan mertua baik laki atau mertua perempuan.

#Landasan Hukum fikih

*Yang di maksud mahram dalam wudlu adalah seseorang yang haram untuk di nikahi karena adanya tali nasab, pernikahan (Mertua), bibi, paman, ayah dan ibu. Sedangkan anak laki-laki dan wanita yang masih kecil dan belum mensyahwati secara umum ini menurut pandangan orang-orang yang memiliki watak jernih, maka tidak membatalkan wudlu. Dalam kasus ini tidak ada batasan usia semisal umur 7 tahun atau lebih, karena berbeda-bedanya anak dengan sebab perbedaan besar kecilnya anak itu sendiri dan sebab tidak bisa di duga dalam mensyahwati.

Orang yang masih dalam satu mahram, baik mahram karena nasab, tunggal susuan atau ada ikatan kekeluargaan melalui perkawinan seperti ibunya seorang istri (Mertua) tidak membatalkan wudlu, karena tidak ada praduga kuat bisa mensyahwati dirinya.

Nah, demikian informasi tentang Maksud Mahram Yang Tidak Membatalkan Wudlu'. yang dapat Kami bagikan. Semoga bermanfaat,amin..


Refrensi Kitab: Al-Fiqh Al-Islamiyah Hal 377
Tag : Islam
0 Komentar untuk "Maksud Mahram Yang Tidak Membatalkan Wudlu"

Back To Top