Media Informasi Islam Terkini

Inilah Hukum-Nya Wanita Mengantarkan Jenazah Ke Pemakaman

Inilah Hukum-Nya Wanita Mengantarkan Jenazah Ke Pemakaman

Sahabat MURSYID HASAN pastinya sudah mengetahui mengenai hukum dan keutamaan mengantarkan jenazah seperti yang telah di jelaskan oleh Nabi Muhammad Swt. Bahwa Mengantarkan jenazah merupakan bentuk ibadah yang dijanjikan mendapat pahala sebesar dua Gunung Uhud. Sebagaimana yang kita lihat hadist di bawah ini dapat dari hadits berikut ini.

أبو هريرة – رضي الله عنه -:" من اتبع جنازة مسلم إيمانا واحتسابا وكان معه حتى يصلي عليه ويفرغ من دفنها فإنه يرجع من الأجر بقيراطين كل قيراط مثل (جبل ) أحد ، ومن صلى عليها ثم رجع قبل أن تدفن فإنه يرجع بقيراط.."
 
Rasulullah SAW bersabda,"Siapa yang mengantarkan jenazah seorang muslim dengan iman dan ihtisab, menyalatkan selesai penguburannya, sesungguhnya dia akan kembali dengan membawa 2 qirath. Masing-masing qirath seperti gunung Uhud. Siapa yang menyalatinya saja kemudian pulang sebelum dikuburkan, sesungguhnya dia pulang membawa 1 qirath"

Nah, lalu bagaimana hukumnya kalau pengantar jenazah itu dari kaum perempuan, dengan niatan ingin mendapatkan pahala sebagaimana dalam hadist tersebut?

*Dalam kasus ini ulama Madzab Syafi’i. Imam hambal, Imam Malik dan Imam Hanafi terjadi khilaf dalam menghukumi wanita mengantar jenazah.

Kalau menurut Imam Syafi’I hukumnya makruh tanzih bagi wanita mengantar jenazah kepemakaman, selama tidak ada fitnah dan wanita ini masih kerabat dekat si mayid semisal putri, cucu, keponakan atau bibi.

Sedangkan menurut imam Hanafi makruh tahrim

Kalau menurut Imam Malik hukumnya di perbolehkan seorang wanita mengiringi jenazah secara mutlak baik wanita itu masih saudara atau bukan, Namun Imam malik membari garis bawah selama tidak ada fitnah.

Imam hambali mengatakan hukumnya makruh selama tidak menyia-nyiakan hak sebagai seorang istri untuk suaminya, berpakaian sopan (tidak membuka aurat) serta tidak menangis yang sangat seperti teriak-teriak dan menari-narik rambutnya.

#Landasan Hukum Fikih

Nihayatul Muhtaj Juz 8 hal 134
 
Hukumnya sangat di sunnahkan bagi kalau laki-laki, tidak demikian untuk kaum wanita, kalau wanita hukumnya makruh mengantar jenazah ini berlaku kalau tidak menimbulkan fitnah, akalu sampai menimbulkan fitnah atau di khawatirkan terjadinya fitnah, maka hukumnya di haramkan.

Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Juz 16 Hal 13
 
Mengantar jenzah bagi kaum laki-laki sangat di sunnahkan, karena berlandaskan Sabda nabi Muhammad Saw, yang di riwayatkan oleh Baqo’ Bin ‘Azib “ aku perintahkan umatku untuk mengantarkan jenazah.  Menurut ijma’ ulama (kesepakatan ulama) perintah nabi dalam hadist ini menunjukkan hukum Sunnah bukan wajib.

Ada sebagian menghukumi perintah nabi dalam teks hadist di atas dengan hukum fardu kifayah ini pendapatnya pengikut madzhab malikiyah.

Imam Hanafi berkata” mengantarkan jenazah sangat hukumnya sangat di sunnahkan, apabila pengiring jenazah itu dari para tetangga atau kerabatnya si mayit.

Kalau wanita sebaiknya jangan ikut keluar mengantarkan jenazah. Dan dalam karya Ad-Zurri di makruhkan.

Sedangakn Imam Syafi’I dan Imam Nawawi berkata” sesungguhnya Nabi Muhammad melarang dengan maruh tanzih (makruh yang tidak di sertai hukum haram), bukan larangan yang sangat.

Kalau Imam Malik dalam karya Syarh As-Soghir” di perbolehkan secara mutalk wanita mengantarkan jenazah selama tidak menimbulkan fitnah sepeerti mengantarkan jenazah seseorang yang sangat ia cintai seperti ayah ibunya, suami atau anaknya. Kalau di khawatirkan menimbulkan fitnah maka secara tegas hukumnya haram secara mutlak.

Imam Hanafi berkata “ boleh-boleh saja seorang wanita mengiringi jenazah kerabatnya selama tidak berpakaian yang bisa menimbulkan fitnah, bersolek dan menyia-nyiakan hak seorang istri terhadap suaminya.

Kemudian Imam As-Syubki karena melihat ulama madzhab terjadi perbedaan dalam menghukumi wanita mengiringi jenazah, maka beliau berkata “pendapat ini adalah pendapat yangpantas untuk di jadikan pegangan dalam mengumpulkan antara hadist-hadist yang bertentangan.

Demikianlah MURSYID HASAN memberikan info seputar hukum wanita mengantrkan jenazah ke pemakaman, semoga bisa bermanfaat untuk semuanya khusunya pembaca dan penulis. Aminn..


Tag : Islam
2 Komentar untuk "Inilah Hukum-Nya Wanita Mengantarkan Jenazah Ke Pemakaman"

Back To Top