Media Informasi Islam Terkini

Inilah Hukum-Nya Mencium Jenazah

Inilah Hukum-Nya Mencium Jenazah

 
Salam Untuk para Sahabat Mursyid Hasan semoga selalu mendapatkan perlindungan dari Allah Swt. Nah kali ini mursyid hasan akan membagikan seputar permasalah yang di hadapi oleh masyarakat.

Banyak kan yang kita ketahui saat keluarga kita meninggal dunia, pasti ada yang mencium baik laki-laki atau perempuan yang terpenting ia masih memiliki kerabat dekat.

Lalu bagaimana tanggapan hukum fikih mengenai hal di atas ini, apakah di haramkan secara mutlak atau sebaliknya?

Di perbolehkan bagi seseorang mencium kerabatnya yang sudah meninggal dunia, jika sesama jenis atau masih ada ikatan nasab seperti bibi dari ayah atau ibu, paman dari ayah atau ibu, adik atau kakak, selain itu tidak di perbolehkan mencium mayit. 

Bahkan mencium hukumnya bisa Sunnah, jika yang meninggal dunia itu orang alim atau orang shaleh. 

Dan jika mencium mayit itu merasa tidak rela atau tidak puas dengan takdir yang di timpakan kepada kerabatnya maka hukumnya haram.

Landasan Hukum Fikih


Dalam Hadist Nabi Muhammad Saw yang di riwayat oleh Abu Dawud “Bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad Saw pernah mencium jenazah Ustman Bin Madi’un”. 

Dan ada Hadist juga di riwayatkan oleh Imam Bukhori riwayat dari Sayyidah Aisyah” Sesungguhnya Abu Bakar As-Syiddiq pernah mencium Jasad Mulia Nabi Muhammad Saw”.

Dari kedua hadist inilah hukum fikih memperbolehkan mencium jenazah kerabat atau orang sholeh  yang di bukukan di dalam kitab Raudlah dan Syarh Muhadzab.

Dalam redaksi kitab lain menghukumi Sunnah mencium jenazahnya orang sholeh. Namun kebolehan hukum mencium jenazah ini selama tidak menimbulkan keresahan dan ketidak relaan atas meninggalnya kerabat atau seorang ulama’. 

Lalu kalau hukumnya di perbolehkan mencium jenazah kerabat atau orang sholeh, lalu di bagian manakah yang lebih utama mencium jenazah?

Mencium kerabat atau orang alim ketika sudah meninggal dunia di utamakan di bagian anggota sujud yakni Dahi /Batu’ (Bahasa jawa). Dan di utamakan jangan memakai penghalang semisal kain atau tisu.

Syarat-Syarat di perbolehkannya mencium kerabat yang sudah meninggal


a.    Di haruskan tidak menimbulakn kegelisahan atau kemarahan atas dirinya seperti menjambak-jambak rambutnya, teriak-teriak, memukul wajahnya. Kalau hal demikian bisa terjadi maka haram hukumnya mencium.

b.    Mencium jenazah di haruskan sejenis. Kalau yang meninggal laki-laki maka yang boleh mencim juga laki-laki dan sebaliknya, ini di lakukan agar tidak menghilangkan Muru’ah (harga diri si mayit).

c.    Di haruskan keluarga yang memiliki ikatan mahram kalau ingin mencium keluarganya yang meninggal dunia seperti ayah ibu, adik kakak, paman dan bibi (saudara kandungnya ayah atau ibu).

Demikianlah penjelasan mengenai hukum mencium jenazah, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Amin..






Tag : Islam
0 Komentar untuk "Inilah Hukum-Nya Mencium Jenazah"

Back To Top