Media Informasi Islam Terkini

Hukumnya Berwasiat Mengubur Al-Qur’an Bersama Mayit Saat Meninggal Dunia

Hukumnya Berwasiat Mengubur Al-Qur’an Bersama Dirinya Saat Meninggal Dunia
Al-Qur'an 

Sahabat MURSYID HASAN pastinya sudah tahu kalau Al-qur’an itu merupakan kitab yang mulia yang harus di agungkan sebab al-qur’an merupakan firman Allah yang di dalamnya terdapat beberapa nasihat, sumber hukum islam, maka sepantasnya bagi kita mulyakan dan menghormati, tata cara menghormati al-qur’an beda-beda macam semisal dengan cara menghafalkan, selalu di buat istiqomah dan banyak cara yang lain.

Nah, bagaimana jika ada seorang mulai usia muda selalu istiqomah sampai menjelang wafatnya, bahkan dari cintanya kepada al-qur’an ia sampai berwasiat kepada keluarganya bahwa saat ia mati kelak untuk mengubur bersama al-qur’an yang selalu ia baca saat masih hidup, dengan harapan al-qur’an tersebut bisa memberi pertolongan di alam kubur nanti.

Bagaimana hukum fikih menangggapi hal demikian, apakah wajib wasiat itu di laksanakan oleh keluarganya ?

Tidak di perbolehkan bagi keluarga untuk melaksanakan wasiatnya, bahkan hukumnya menjadi haram, karena jika wasiat itu di laksanakan itu termasuk dalam kategori meremehkan terhadap al-qur’an, karena menyebabkan al-qur’an kalau sudah lama akan terkotori dengan najis, baik dengan darah dan nanah mayit. Kalau seumpama mayit itu utuh walapun sudah lama di kuburkan tetap tidak di perbolehkan, karena rentan sekali al-qur’an yang di kuburkan bersama mayit akan terkotori dan rusak.

Dalam kitab lain ada beberapa akhlak kita terhadap al-qur’an baik saat membawa al-qur’an atau menyimpannya. Kenapa kita mesti harus mempunyai akhlak terhadap al-qur’an.  Alasan kita harus memiliki akhlak terhadap al-qur’an sebab dalam al-qur’an tidak main-main perkataan Allah ini dan tidak akan ada makhluk Allah yang dapat menyaingi ilmu-Nya untuk dapat membuat kitab serupa dengan Al Qur’an. Hal ini karena Allah Ta’ala telah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah s.a.w sebagai salah satu mukjizat Nabi dan sebagai pedoman bagi kita, umatnya, untuk menjalani kehidupan yang fana di dunia ini hingga akhir zaman. Berinteraksi aktif dengan al-Qur`an, menjadikan hambanya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak maka dari itu merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim agar isi dari Al Qur’an tetap terjaga sejak zaman Rasulullah hingga saat ini.

Namun, bagaimana seharusnya sikap kita dalam membaca Al-Qur’an? Berikut akan dibahas beberapa adab dalam membaca Al-Qur’an:

Adab Membawa Al-Quran

1) Hendaklah mempunyai wudlu’.
2) Memegang al-Quran dengan tangan kanan.
3) Membawa separas bahu.
4)  Saat membawa Al-Qur’an, disunnahkan mendekapnya dengan tangan kanan.

Adab Menyimpan Al-Quran

1) Simpan al-Quran di tempat yang tinggi dan suci.
2) Al-Quran ditaruh di tempat yang dialas tinggi.
3) Tidak menjadikan Al-Quran sebagai bantal

Nah. Dari ini kita sudah faham bahwa tidak di perbolehkan al-qur’an di  taruh di tempat yang paling rendah, apalagi sampai di kebumikan bersama mayit,  karena akan rentan sekali di langkahi oleh orang-orang di atas kuburan.

Agar semakin meyakinkan saya selaku Admin web MURSYID HASAN akan memberikan landasan dalam kitab-kitab klasik:


#Landasan Hukum Fikih

Tidak di perbolehkan al-qur’an di kebumikan bersama mayit di dalam kubur. Kalau orang tersebut berwasiat untuk menguburkan al-qur’an bersama dirinya agar bisa menghibur dirinya atau mengharap pertolongan dari al-qur’an yang ia wasiatkan. Bagaimana hukum wasiat di atas ini.
Hukumnya haram melaksanakn wasiat sebab hal demikian terdapat unsur penghinaan terhadap al-qur’an itu sendiri.

Demikian yang dapat kami informasikan berkenaan dengan berwasiat menguburkan al-qur’an bersama dirnya saat meninggal dunia. Semoga artikel ini memberi kemanfaatn untuk kita semua. Amin..

Refrensi Kitab: Fatawi Yas alunaka Juz 6 Hal 73



Tag : Islam
0 Komentar untuk "Hukumnya Berwasiat Mengubur Al-Qur’an Bersama Mayit Saat Meninggal Dunia"

Back To Top