Media Informasi Islam Terkini

Bolehkah ? Seorang Seporter Pertandingan Meninggalkan Shalat

Bolehkah  Seorang Seporter Pertandingan Meninggalkan Shalat

Suporter adalah orang yang memberikan dukungan atau sokongan dalam satu pertandingan,. Pengertian ini tidak merujuk pada pertandingan yang spesifik, namun keberadaan suporter pada kenyataannya begitu lekat dengan pertandingan olahraga sepak bola bulu tangkis, volly. Ini yang marak terjadi di Indonesia atau negara-negara tetangga.

Terkadang untuk melihat tim kesayangannya bertanding para seporter sudah masuk di lapangan 6 jam sebelum pertandingan di mulai, menurut pandangan penulis para seporter yang masuk 6 jam atau lebih ke dalam lapangan mungkin kebanyakan seporter tidak melakukan shalat, hanya demi melihat timnya bertandingan secara langsung.

Lalu apakah termasuk Udzur di perbolehkannya meninggalkan shalat bagi seorang seporter pertandingan sepak bola?

*Tidak termasuk udzur shalat, lalu kalau meninggalkan shalat, maka hukumnya di haramkan.

#Landasan Hukum Fikih

Nihayatul Muhtaj juz 3 Hal 274

Yang termasuk udzur dalam shalat yakni lupa dan tidur selain itu tidak termasuk udzur yang di benarkan oleh Syariat. Sebaliknya pengarang kitab ini mengecualikan lupa yang di timbulkan oleh perkara yang di larang seperti main catur, nonton bola dan lain sebagainya, maka hal seperti ini tidak termasuk udzur dalam shalat.

Syarh Al-Yaqutin Nafis Hal 126

Udzur meninggalkan shalat yang di perbolehkan maksudnya tidak berdosa yang pertama Lupa dan tidur sebelum masuknya waktu shalat. Bila seseorang di sibukkan dengan perkara yang tidak di haramkan sampai ia lupa akan shalatnya, maka di ma’fu (tidak bedosa). Tapi tetap mengqodlo shalat kalau ingat, jika  waktu shalat sudah habis, kalau ingat sbelum waktu shalat habis, maka harus secepatnya shalat.

Akan tetapi kalau permainan itu sampai lupa tidak mengerjakan shalat semisal melihat bola atau menjadi seporter sebuah pertandingan, main catur dan permainan yang lain, yakni dari permainan yang menyia-nyiakan waktu maka ia tidak di maafkan (haram dan berdosa).

Semoga dari sahabat-sahabat MURSYID HASAN selalu menjaga shalatnya di manapun dan dalam keadaan apapun. 

Semoga sekelumit info mengenai hukumnya meninggaklan shalat karena menjadi seporter pertandingan ini bisa bermanfaat untuk semuanya. Amin..

Tag : Islam
2 Komentar untuk "Bolehkah ? Seorang Seporter Pertandingan Meninggalkan Shalat"

Bagus ini buat para suporter garuda yang muslim, jangan pernah tinggalkan shalat untuk kemenangan...
Terimakasih pencerahanya gus...

enggeh sami2 ustad...semoga kita dan kelurga kita selalu bisa menjaga shalat....terima kasih ustad kunjungannya hehe

Back To Top