Media Informasi Islam Terkini

Asal Usul Rakaat Shalat (Kajian Kitab Sullam Munajat Karya Sayyid Abdullah Al-Hadrami)

Asal Usul Rakaat Shalat (Kajian Kitab Sullam Munajat Karya Sayyid Abdullah Al-Hadrami)


Salam sejahtera untuk para sahabat mursyid hasan, untuk kali ini mursyid hasan akan membahas seputar asal usul rokaat shalat lima waktu, agar kita umat muslim tidak hanya melakukan shalat saja, tanpa meneliti kenapa rokaat shalat itu ada yang empat, dua sampai tiga rokaat, kenapa tidak di sama ratakan saja. Kan lebih enak..

Lalu siapa yang pertama kali mengerjakan shalat apa hanya Nabi Muhammad saja..ataukah semua nabi juga melakukan..

Nah dengan ini mursyid hasan akan menjawab seputar asal usul jumlah rokaat shalat fardu dan yang pertama kali melakukan shalat ini.

Asal Usul Rakaat Shalat Subuh


Orang yang pertama kali mengerjakan shalat subuh ialah Nabi Adam. Alasan kenapa shalat subuh itu dua rakaat, karena pada waktu Nabi Adam di keluarkan dari surga, Nabi Adam melihat dunia pada waktu itu gelap gulita  sehingga Nabi Adam merasa takut, setelah ada fajar shodiq yang mengeluarkan cahaya, sehingga kegelapan itu sedikit terang, ahirnya Nabi Adam shalat dua  rakaat, satu rakaatnya ini di lakukan sebagai bentuk rasa syukur Nabi Adam kepada Allah karena Allah menyelamatkan Nabi Adam dari kegelapan. Sedangkan rakaat yang kedua di lakukan sebagai bentuk syukur Nabi  Adam sebab dunia menjadi terang benerang.

Asal Usul Rakaat Shalat Dluhur


Shalat dluhur pertama kali di kerjakan oleh Nabi Ibrahim As setelah Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih putra kesayangannya “Nabi Ismail”. Namun Allah memberi tebusan atas kepatuhan Nabi Ibrahim menjalankan perintahnya, dengan seekor kambing. Pada waktu itu penyembelihan putra nabi Ibrahim di lakukan pada saat tergelincirnya matahari. Setelah Allah memberikan tebusan atas nabi ismail dengan seekor kambing. 

Lalu nabi Ibrahim melakukan shalat empat rakaat. Satu rakaat beliau lakukan semata-mata untuk berterima kasih kepada Allah, sebab allah telah menganti nabi ismail dengan kambing untuk di sembelih. Rakaat kedua bentuk syukur nabi Ibrahim atas hilangnya rasa kegelisahan yang beliau alami sewaktu mau menyembelih nabi ismail. Rakaat ketiga bentuk nabi Ibrahim mengharap ridlo dari Allah. Rokaat keempat bentuk rasa syukur atas turunnya nimat berupa kambing dari surga sebagai tebusan.

Asal Usul Rakaat Shalat Ashar


Orang yang pertama kali melakukan shalat ashar ialah Nabi Yunus, ketika dalam perut ikan nabi yunus mengalami empat kegelapan. Kegelapan pertama gelap sebab nabi yunus berada di dalam daging ikan, kegelapan yang kedua kegelapan karena berada di dalam air, kegelapan ketiga gelap sebab malam, kegelapan keempat gelap sebab Nabi Yunus ada di dalam perut ikan. 

Shalat ini di lakukan oleh Nabi Yunus setelah Allah mengeluarkan Nabi Yunus dari perut ikan, pada waktu keluarnya nabi Yunus dari perut ikan pada saat ashar. ketika itu kondisi Nabi Yunus sangat memprihatinkan. Kondisi fisiknya lemas. Setelah itu beliau shalat empat rakaat sebagai bentuk syukur beliau kepada Allah, karena Allah telah menyelamatkan dirinya dari empat kegelapan tersebut.

Asal Usul Rakaat Shalat Maghrib


Orang yang pertama kali shalat maghrib ialah  Nabi Isa As. Ketika itu Nabi Isa berhasil lolos dari kepungan umatnya yang hendak berbuat jahat. Pada waktu kejadian itu bertepatan  waktu maghrib. Sehingga Nabi Isa mengerjakan shalat tiga rakaat. Rakaat pertama beliau lakukan untuk menghilangkan sifat ketuhanan yang di sandarkan oleh kaum Nasrani. Rakaat kedua di lakukan untuk menghilangkan tuduhan yang di lontarkan oleh kaum Nasrani terhadap ibunda Nabi Isa As “Sayyidah maryam”. Rokaat ketiga beliau lakukan semata-mata untuk menetapkan bahwa hanya Allah lah tuhan yang patut untuk di sembah.

Asal Usul Rakaat Shalat Isya’


Orang yang pertama kali shalat isya ialah Nabi Musa As, shalat ini beliau lakukan ketika beliau tersesat di jalan dan bisa keluar menuju kota Madyan. [pada waktu itu nabi Musa mengalami empat kesusahan yang sangat, yang pertama susah terhadap istrinya yang tidak mau beriman kepada Allah, susah terhadap saudaranya, beberapa anaknya dan terahir susah atas gangguan dari Raja Fir’aun. Kemudian Allah menyelamatkan Nabi Musa dari kesusahan yang beliau alami. Ini merupakan janji Allah kepada nabi musa, pada waktu itu bertepatan masuknya waktu isya’. 

Kemudian nabi Musa mengerjakan shalat empat rakaat ini semata-mata bersyukurnya Nabi Musa terhadap Allah yang telah menghilangkan empat kesusahan tersebut.

Ada pendapat lain mengatakan shalat subuh itu miliknya Nabi Adam. Shalat Dluhur miliknya Nabi Daud. Shalat Ashar miliknya Nabi Sulaiman. Shalat Maghrib miliknya Nabi Ya’qub sedangkan yang terahir sahalt isya’ miliknya Nabi Yunus. Sedangkan Nabi Muhammad menggabungkan kelima shalat itu untuk di kerjakan sebagaimana Allah memerintahkan kepada beliau sewaktu di isra’kan..

Demikian yang dapat kami informasikan semoga artikel kali ini bisa bermanfaat untuk semuanya, khususnya pembaca dan penulis. Aminn..

Refrensi Kitab Sullam Munajad Halaman 14



Tag : Islam
0 Komentar untuk "Asal Usul Rakaat Shalat (Kajian Kitab Sullam Munajat Karya Sayyid Abdullah Al-Hadrami)"

Back To Top