Media Informasi Islam Terkini

Wajib Mandikah Seorang Ibu Melahirkan Dengan Cara Operasi Cessar

Wajib Mandikah Seorang Ibu Melahirkan Dengan Cara Operasi Cessar

Ada ungkapan yang sangat menggelitik hati orang-orang yang membacanya, lalu merasakan makna yang tersirat di dalam ungkapan tersebut. Tanpa matahari, bunga tidak akan bisa mekar dengan sempurna. Tanpa perempuan tidak akan ada cinta dan kasih sayang.

Pengorbanan ibu ketika melahirkan sangatlah besar yang tidak bisa di tebus dengan pengabdian anak sepanjang hidupnya, seorang ibu yang melahirkan melawan 2 hal yang pasti di lakukan yakni kelahiran yang lancar dan sang ibu selamat atau melahirkan yang sangat berat lalu ibu meninggal dunia. Jangan khawatir untuk ibu yang melahirkan lalu meninggal dunia karena surga sangat merindukanmu..

Web MURSYID HASAN sebenarnya tidak membahas masalah ibu melahirkan tapi ingin sekali membahas masalh hukum ibu melahirkan dengan cara Cessar apakah tetap di wajibkan mandi besar, tapi tidak mengapa, karena ini hanya sekedar mengingatkan kita agar tidak melupakan pegorbanan seorang ibu, dengan melakukan apa yang di senangi oleh sang ibu.

Seorang  ibu yang hendak melahirkan pastinya merasakan  sakit yang sangat dan ada juga yang tidak merasakan  sakit, biasanya kalau seorang ibu hendak melahirkan, Namun, kesulitan , dokter biasanya menyarankan si ibu untuk melakukan operasi Cessar, agar bayi cepat di angkat dari Rahim si ibu dan untuk menyelamatkan si ibu..

Dengan deskripsi kasus di atas apakah tetap wajib si ibu mandi besar, mengingat si ibu melahirkan bukan dari dalan semestinya semisal yang banyak kita lihat dari perut atau punggung.

*tetap wajib mandi besar karena yang di maksud dengan melahirkan ialah terpisahnya anak dari sang ibu baik melalui jalan semestinya atau tidak, contoh si ibu melakukan oprasi Cessar.

#Landasan Hukum Fikih

*Seorang ibu yang melahirkan anak dari rahimnya tidak melewati jalan semestinya semisal lewat perut, punggung atau punggung, menurut pendapat yang jelas, ialah tetap di wajibkan untuk mandi besar, kerena hal ini di ambil dari pernyataannya imam Ar-Ramli dalam kasus, kalau suami mengucapkan kepada istrinya “ kalau kamu sampai melahirkan, maka kamu termasuk perempuan yang tertalaq, lalu istrinya melahirkan tapi bukan melewati jalan semestinya, maka menurut beliau tetap tertalaq.

*apakah termasuk di anggap sebagai melahirkan jika keluarnya bayi bukan dari jalan semestinya, semisal perut sang ibu di operasi utnuk pengangkatan jabang bayi dari Rahim sang ibu, kemudian bayi itu di keluarkan dari perut sang ibu, dalam kasus ini masih di pikirkan.

Sedangkan menurut satu wajah, bahwa melahirkan itu termasuk walapun bukan melewati jalan semestinya seperti melewati perut, karena yang di namakan dengan melahirkan yakni terpisahnya sang anak dari Rahim sang ibu.
Niat mandi Besar
                                                                                                        نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Saya niat mandi  untuk menghilangkan hadast besar karena Allah Ta’ala"

Niat ini di baca ketika bersamaan dengan mengalirkan air keseluruh tubuh, doa ini untuk  laki atau perempuan, serta doa ini mutlak di gunakan untuk mandi karena sebab apaun seperti junub, bersetubuh, nifas, haid dan melahirkan.

Maka kesimpulannya melahirkan dengan cara apapun baik melalui jalan semestinya atau tidak tetap di wajibkan mandi besar.

Semoga web MURSYID HASAN ini bisa memberi kemanfaatan bagi kita semua khususnya umat islam. Amin..

Refrensi Kitab Kuning: Nihayatul Muhtaj Juz 22 Hal 367
                                      Hasyiyatul Bajuri Juz I Hal 73

Tag : Islam
0 Komentar untuk "Wajib Mandikah Seorang Ibu Melahirkan Dengan Cara Operasi Cessar"

Back To Top