Media Informasi Islam Terkini

Kriteria Wanita Idaman Pria Menurut Hukum Islam


Kriteria Wanita Idaman Pria Menurut Hukum Islam

Pernikahan merupakan pelabuhan pertama untuk meneruskan perjalanan hidup seseorang, namun untuk meneruskan perjalanan yang terbilang lama ini, maka sebaiknya mencari pasangan yang bisa menuntun, mendampingi, bersama-samaa, dalam mengarungi kehidupan yang fana ini, kenapa kita harus memilih pasangan yang bisa menuntun, mendampingi. ini semua semata-mata agar pernikahan tidak terombang ambing dan selalu di warna dengan Ukhuwa Islamiyah, keromatisan dalam mengarungi rumah tangga.

Karena banyak kan untuk masa-masa sekarang ini pernikahan hanya di niatkan pelampiasan nafsu saja, ketika tidak nafsu lagi dan mendapatkan ujian yang tidak tergolong berat, biasanya pernikahan putus di tengah jalan, ia tidak mengapa agama memperbolehkan bercerai Tapi di murkai Olah Allah, kita tidak mau kan Allah Murka hanya kita salah pasangan.

Untuk itu Web MURSYID HASAN Berbagi Ilmu Tentang Kriteria Wanita Yang Cocok Untuk Di Jadikan Teman, pendamping dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini.

Yang pertama, Wanita Diyyidah (wanita yang kuat agamanya), serta memiliki akhlak yang mulia ini nilai yang paling utama untuk di nikahi dari pada wanita yang kaya harta tapi memiliki keburukan sifat, ingat jangan tertipu, hidup hanya satu kali. Nabi Muhammad juga memberi Nasihat “Nikahilah wanita yang beragama” dan juga nikahilah wanita yang  bernasab mulia seperti putrinya habib, Kyai, orang Alim dan Orang Sholih, karena ada hadist pilihlah tempat untuk bibitmu jangan menempatkan di tempat yang tidak pantas, ingat namun jangan terpaku pada nasab, sebab nasab tidak menjamin akhlak seorang anak menjadi baik akhlaknya.

Yang kedua, wanita cantik, Nah gimana cara mengukur wanita itu cantik, padahal cantik itu relative, untuk mengukur wanita itu cantik atau tidak ialah menyenangkan hati dirinyasaati pandang itulah yang di namakan cantik, karena ada sebagian oranng menganggap ia cantik sedangkan menurut dirinya jelek dan juga sebaliknya.

Di  anjurkan untuk menikahi wanita bukan dari kerabatnya sendiri seperti sepupu dari pihak ayah atau ibu itu lebih di utamakan, Namun kalau menikahi sepupu itu ada kemaslahatan semisal untuk mempererat tali saudara maka ini yang lebih baik.

Yang Ketiga bagus budi pekertinya karena bagus budi pekerti seorang perempuan itu menjadi awal dari kebahagiaan membina rumah tangga, serta dapat menyemangatkan suami dalam hal apapun, tapi senbaliknya kalau budi pekerti seorang perempuan jelek maka itu menjadi awal sebuah petaka dalam rumah tangga, walapun kaum lelaki memiliki harta melimpah dan orang-orang terpandang.

Dalam Syarh Al-Minhaj mengatakan apabila sifat wanita itu bersilangan, maka yang lebih baik mendahulukan agama, kemudian akal dan budi perkerti, memilih wanita yang lebih maslahat untuk dirinya, semisal memilih wanita kaya agar bisa menjalankan tugas agama lebih baik, atau memilih nabab agar kelak anak-anaknya bisa meneruskan tugas yang mulia.

Sunnah bagi seorang wali menawarkan putra-putrinya kepada orang yang shalih dan memiliki tanggung jawab sperti yang di lakukan oleh Nabi Ayyub As, terhadap Nabi Musa, Sahabat Usman terhadap Sahabat Umar dan Abu Bakar.

Sunnah dalam menikah niat menjalankan Sunnah nabi Muhammad dan untuk memperkuat agama, serta menharap pahala dari nikah, jika di maksudkan sebagai ketaatan kepada Allah Swt baik berupa menjaga kesucian dirinya atau berniat mendapatkan anak yang shalih dan shalihah.

Di sunnahkan ketika resepsi akad nikah di lakukan di dalam masjid, dan waktunya di lakukan di waktu pagi hari pada bulan Syawal dan juga Sunnah menyetubuhi istrinya di hari jum’at itu, semoga Allah selalu memberikan yang terbaik. Sunnah bagi seseorang yang mengahdiri akad nikah mengucapkan doa kepada kedua mempelai;

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Demkianlah artikel ini semoga bermanfaat untuk semuanya.Aminn…



Tag : Islam
0 Komentar untuk "Kriteria Wanita Idaman Pria Menurut Hukum Islam "

Back To Top