Media Informasi Islam Terkini

Inilah Hukumnya Nyamuk Masuk Kedalam Minuman & Klasifikasi Darah Di Ma’fu

Inilah Hukumnya Nyamuk Masuk Kedalam Minuman & Klasifikasi Darah Di Ma’fu

Sudah menjadi kebiasaan saat ada teh atau kopi di taruh di atas meja tanpa ada penutup biasanya ada serangga yang ingin sekali menikmati teh atau kopi buatan kita, tapi karena terlalu ambisi untuk meminum teh buatan kita ahirnya serangga itu tercebur ke dalam minuman kita.

Lalu bagaimana hukum the yang kemasukan Nyamuk atau serangga yang lain, apakah suci untuk kita minum atau najis, sebab nyamuk yang tercebur ke dalam minuman itu menjadi bangkai.

*menurut qoul Ashoh hukumnya nyamuk yang masuk ke dalam minuman itu di maafkan dengan artian minumannya boleh kita minum, ini secara mutlak baik kotoran yang ada di dalam serangga tersebut keluar dari perutnya dan bercampur derngan minuman atau tidak keluar kotoran tersebut, yang penting boleh di minum itu kalau minumannya tidak berubah warna, bau dan rasa. Kalau sampai berubah warna, rasa dan bau, maka najis. Dan solusinya minuman di buang buat lagi. Begitu kan..

#Landasan Hukum Fikih

Hewan yang tidak memiliki darah namun menghisap darah manusia, hewan peliharaan seperti halnya Nyamuk, tinggi atau gelettah (ini sejenis hewan yang hidup di Pondok Pesantren), lalu serangga ini tercebur kedalam minuman, serangga itu tidak dapat menajiskan air. Namun jika serangga itu tercebur lalu kotoran yang ada di dalam perutnya pecah dan bercampur dengan minuman tadi, maka serangga itu di hukumi najis, karena yang menajiskan itu bukan hewannya melainkan  kotoran dalam perut yang bercampur dengan air minuman.

Sedangkan menurut Qoul aujah hewan yang tercebur kedalam minuman itu di maafkan secara mutlak, sebagaimana di maafkan kotoran yang berada di dalam perut serangga, yang mana jika kotoran daalam perut itu pecah akan bercampur dengan air minuman tadi, dan air minuman tadi tidak berubah warna, baud an rasa. Tapi kalau berubah warna, rasa dan bau maka minumannya di hukumi najis.

Inilah Hukumnya Nyamuk Masuk Kedalam Minuman & Klasifikasi Darah Di Ma’fu

Klasifikasi Darah-Darah yang di ma’fu

Dalam fikih banyak sekali darah yang di maafkan. Namun perlu di tegaskan lagi seperti halnya darah dan nanah yang di ma’fu agar kita khusunya lebih tahu lagi masalah ini

*Darah dan nanah yang bukan berasal dari sendiri, serta bukan berupa darah dari anjing atau babi dan tidak sengaja mengenai anggota tubuh atau pakaian, maka darah atau nanah ini tidak najis tapi sedikit.

*Darah dan nanah nya sendiri hukumnya di maafkan baik sedikit atau banyak, dan selama tidak ada foktor kesengajaan dan belum pindah dari tempat keluarnya nanah atau darah.

=Darah yang najis secara mutlak baik sedikit atau banyak, darah dan nanah ini dari sumber yang benar-najis seperti darahnya anjing atau babi, serta ada kesengajaan menyentuh darah dan nanah
=Darah dan Nanah di hukumi ma’fu kalau sdikit, kalau banyak maka tidak di ma’fu lagi, dan selama najis yang sedikit itu bukan berasal dari darah anjing atau babi

=Darah yang Keluar dengan sendrinya seperti darah bisul, luka, darah jerawat, darah bekas sisa bekam walapun sudah di tutupi bekas bekamnya, kalau tetap darahnya mengalir, maka hukumnya di ma’fu, kema’fuan ini secara mutlak bak sedikit atau banyak, baik menyebar atau tidak, catatan darah yang menyebar itu bukan karena di sengaja melainkan menyebar dengan sendirinya.

Demikian pembahasan mengenai Hukum Serangga Yang tidak berdarah masuk kedalam minuman serta klasifikasi darah-darah yang tidak menajiskan. Semoga artikel  ini bermanfaat. Aminn…

Refrensi Kitab: Hasyiyatul Bujairimi Juz 3 Hal 136
                         Tuhfatul Muhtaj Fi Syarhil Minhaj Juz 1 Hal 346




Tag : Islam
4 Komentar untuk "Inilah Hukumnya Nyamuk Masuk Kedalam Minuman & Klasifikasi Darah Di Ma’fu"

Sekarang saya tahu hukumya,,, dan sekarang bisa menjaga minuman saya,terimakasih banyak..

iya sahabat...tutup gelasnya beres hahah.

Assalamu 'alaikum wa rahmatullaah wa barakaatuh...Subhanallah
Coretan Bapak sangat sangat luar biasa mmm wuuah....penuh ilmu,wawasan,saya yang bodoh dan banyak ragu,sekarang saya faham.Artikel ini yang saya suka,singkat,padat,lugas,tepat.Jujur maaf ketika saya membaca tentang coretan karya orang lain tentang Islam,banyak karya yang sangat bertele-tele namun isinya tidak membuat yakin,mereka menekankan atas nama pribadi,tanpa melihat keakuratan Hadist,Al-Qur'an,dan fakta sosial.
Coretan Bapak dikemas dengan bukti,sebab,akibat.
Tetap semangat berbagi yach Pak...
Saya dukung anda,saya senang bisa mampir dan di follow account saya.
Terima kasih Pak...
In shaa Allah jika saya ada waktu saya akan menyempatkan membaca,karena saya suka karya-karya Bapak.
Maafkan atas kelancangan saya,maafkan atas kekurangan kesalahan dalam tutur saya.
Terima kasih Bapak Jazakallahu khairan katsiran atas ilmunya.Barakallah....fiikum

saling do'a mbk...dan saling berbagi ilmu agar hidup selalu ada yang membmbing..terima kasih banyak sudah bersilaturrahmi...

Back To Top