Media Informasi Islam Terkini

Hukum Diperbolehkannya Kurban Dengan Ayam Jago Bagi Orang Fakir

Hukum Diperbolehkannya Kurban Dengan Ayam Jago Bagi Orang Fakir

Nah, kita Berjumpa lagi di artikel kali, semoga Web MURSYID HASAN ini memberi kemanfaatan bagi semuanya khususnya untuk orang islam di seluruh dunia, artikel kali ini tidak jauh beda dengan artikel-artikel sebelumnya, yakni membahas masalah seputar keislaman, kesehatan, segala macam informasi, Namun, Namun, Web MURSYID HASAN ini pembahasannya selalu berbeda-beda.

Untuk lebih lanjutnya simak artikel yang membahas masalah di perbolehkannya berkurban dengan ayam jago, Hari raya idul adha tinggal menghitung hari lagi , sebagian orang sudah berlomba-lomba untuk mengorbankan hewan ternak milik mereka, ada yang berkorban untuk masjid, musholla dan tokoh masyarakat.

Kebanyakan orang yang mengorbankan hewan mereka termasuk orang-orang ekonomi menengah keatas, lalu untuk kaum fakir miskin hanya menikmati pembagian daging kurban, bukan sebagai orang yang mengurbankan hewan-hewannya.

Apakah ada dalil yang memperbolehkan fakir miskin berkurban dengan ayam jago, agar orang fakir bisa menikmati pahala berkurban, lalu bagaimana hukum fikih menyikapi hal demikian?

*Syarat kurban ialah hewan kurban harus berkaki empat seperti kambing, unta dan sapi, sedangka menurut Imam Ibnu Abbas, hewan qurban sudah di anggap cukup dengan mengalirkan darah qurban walaupun dari darah ayam jago atau bebek.

#Landasan Hukum Fikih

*Menurut Imam Ibnu Hajar. Di perbolehkan bagi orang fakir miskin mengurbankan ayam jago atau bebek, sedangkan dalil yang mendasarinya menggunakan hadist yang menjelaskan, bahwa yang berangkat ke masjid pada hari jum’at pada jam yang ke empat, maka pahalanya bagaikan orang yang berkumban dengan ayam jago.

*Ibnu Abbas berkata, sesungguhnya dalam berqurban cukup dengan mengalirkan darah meskipun dari ayam jago atau angsa. Sebagaimana di katakana oleh Al-Maidani. 

*Imam Abu Zakaria al-anshoari  menganjurkan orang-orang fakir untuk berqurban dengan seekor ayam jago. Aqiqah juga di samakan dengan berkurban yakni boleh dengan ayam jago. Menurut Ibnu hajar mengatakan bagi orang fakir yang melahirkan sedangkan ia tidak mampu untuk membali seeokor kambing atau sapi, maka baginya boleh ber-aqiqah dengan ayam jago dan hendaknya mengikuti Madzahbnya Ibnu Abbas, ini berlaku bagi orang fakir.

*Riwayat dari Ibnu Abbas bahwa “Sesungguhnya dalam berqurban sudah di anggap cukup mengalirkan darah, walaupun dari itu dari seekor ayam jago. Sedangkan Hujjah Ibnu Abbas ini berlandaskan hadist anjuran berangkat ke masjid pada pagi agar mendapat pahala sebesar berkurban dengan unta. Lalu kalau berngkatnya pada jam ke empat yakni setelah adzan atau khutbah sedang di baca, maka ia mendapat pahala sebagaimana ia berkurabn dengan seekor ayam jago.

Demikian artikel yang memperbolehkannya berkurban dengan ayam jago bagi orang yang tidak mampu (Fakir), semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Aminn…
 
Refrensi Kitab Kuning:Bughyatul Mustarsyidin Hal 207
                                      Syahr Al-Yaqutun Nufus Hal 828
                                      Hasyiyah Bujairi Hal 239




Tag : Islam
0 Komentar untuk "Hukum Diperbolehkannya Kurban Dengan Ayam Jago Bagi Orang Fakir"

Back To Top