Media Informasi Islam Terkini

#Shalat Qhoshar Bagi Sepasang Kekasih Yang Berekreasi, Bolehkah ??

#Shalat Qhoshar Bagi Sepasang Kekasih Yang Berekreasi, Bolehkah

Saat libur sekolah tiba, banyak orang tua mengadakan acara refresing bersama keluarga ketempat wisata, terkadang jarak yang harus di  tempuh untuk sampai ke tempat wisata membutuhkan waktu berjam-jam mencapai “masafatul qosri”.

Ironisnya kegiatan itu bukan hanya di nikmati bagi para murid atau pegawai kantoran ,Tapi, terkadang di buat kesempatan bagi sijoli yang lagi kasmaran untuk kencan dengan sang kekasih untuk menghilangkan rasa kepenatan atau sejenisnya.

Untuk kasus di atas apakah di perbolehkan bagi sijoli atau murid melakukan shalat qoshar dalam rangka   rekreasi di tempat wisata.

*Menurut mayoritas ulama’ tidak di perbolehkan, sebab qashar shalat merupakan rukhsoh (Kemurahan hukum) yang tidak di lakukan sebab bepergian dalam rangka maksiat, kecuali menurut pedapatnya Imam A-Auzai, Abu Hanifah, At-Tsaury dan Al Muzani, sebab menurut beliau mereka menqhasar shalat bukan sebuah kemurahan hukum akan tetapi Azimah” ketepatan yang pasti ”Sebab seseorang yang melakukan bepergian selamat dari kemaksiatan. 

Untuk bepergian yang bisa mendapatkan kemurahan hokum dalam hal mengqhasar shalat ialah bepergian dalam rangka bersilaturrahmi ke saudara, berdagang, ziarah ke para wali dan lain sebagaimana.

*Menurut pendapatnya Imam Muzani di perbolehkan qoshar sholat bagi yang melakukan perjalanan karena maksiat sebagaimana pendapatnya imam Abu Hanifah sebab safar merupakan azimah” ketetapan yang pasti”. Sedangkan menurut Imam Syafi’I dan Imam Malik tidak memperbolehkan shalat qoshar dalam rangka bermaksiat , jadi orang yang menjama’ shalatnya dalam rangka bermaksiat tidak di perbolehkan secara mutlak.

*perbuatan yang menurut imam Syafi’I tidak boleh melakukan shalat qoshar di antaranya ialah, bepergian karna niat mencuri, membegal, memutus tali persaudaraan, bepergian dengan selain mahram dalam rangka bertali kasih, lari dari orang yang menghutangi dirinya padahal ia mampu untuk membayar. Kalau menurut Imam muzany dan Imam Abu Hanifah boleh.

*Menurut pendapatnya imam Al-Auzai, Imam Abu Hanifah, Imam Muzani, di perbolehkan mengqoshaor shalat bagi seorang musaffir yang bertujuan untuk maksiat. Adapun dalil kita berpijak pada ulama’-ulama’ yang terdahulu adaah melihat sisi kemutlakan dalil nash, sedangkan ulama’ lainnya berdasarkan firman Allah Swt:
“Maka barang siapa terpaksa karena kelaparn tanpa sengaja melakukan dosa”, begitu pula yang di sampaikan oleh pengarang. Dan semua kemurahan hukum itu di perbolehkan di dalam perjalanan, itu seperti hukumnya meng-qoshar shalat. Maka orang yang melakukan perjalanan lalu bermaksiat itu tidak boleh melakukan kemurahan hukum tersebut, sehingga ia mau bertaubat, sebagian kemurahan hukum itu seperti memakan bangkai. Dan menurut imam Abu Hanifah hukumnya di perbolehkan.

Demikianlah penjelasan mengenai hukum shalat qoshar bagi seseorang yang melakukan perjalanan dalam rangka kejelekan.

Semoga artikel yang sedikit ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aminnn…

Refrensi :  Bughyatul Mustarsyidin Halaman 126
          Majmu’ Syarh Muhadzab Juz 4 Hal 234 Dan Hal 225



Tag : Islam
0 Komentar untuk "#Shalat Qhoshar Bagi Sepasang Kekasih Yang Berekreasi, Bolehkah ??"

Back To Top