Media Informasi Islam Terkini

Profil "Sang Blawong" Pendiri PP Al-Falah Ploso

# Profil Sang Blawong Pendiri PP Al-Falah Ploso

Mas’ud demikianlah nama asli dari pendiri pondok pesantren Al-Falah Ploso Kediri,  Beliau di lahirkan pada tanggal 16 Mei 1900, beliau putra ketujuh dari 13 bersaudara dari pasangan Pak Muhammad Usman lebih di kenal di kalangan masyarakat dengan sebutan Bapak Naib dengan  Nyai Ajeng Muntaqinah Binti Syafi’i.

Mas’ud kecil merupakan anak yang pendiam dan sangat cerdas, Namun, beliau sebagaimana anak-anak seusianya yang gemar bermain kesana kemari, olahraga yang paling beliau gemari yakni sepak bola,.

Mas’ud kecil sebelum di masukkan ke pesantren oleh ayahandanya beliau lebih dulu mengenyam pendidikan di ploso selama tiga tahun melalui uji tes, selanjutnya beliau melanjutkan kependidikan yang lebih tinggi yakni  Islandscfhe vervolgshcool selama dua tahun, lalu melanjutkan ke SLTA di Gringging kediri. Dengan semangat yang membara serta rajin belajar belaiu selalu menjadi siswa yang berprestasi. Setelah lulus dari SLTA dengan hasil yang memuaskan, beliau melanjutkan ke fakultas UI di jakarta mengambil studi kedokteran.

Mas’ud kecil yang kala itu berusia 16 rela di masukkan kepesantren oleh ayahnya berkat saran dari seorang ulama besar asal bandar kediri KH Ma’ruf Kedunglo. Pesantren yang beliau singgahi pertama kali di nganjuk, di pesantren inibeliau belajar ilmu agama yang berkaitan dengan al-qur’an dan ilmu tata bahasa seperti ilmu nahwa. Setelah pendidikan di nganjuk sudah merasa cukup beliau berpindah ke pesantren di Sidoarjo, di pesantren ini beliau menekuni ilmu dalam bidang saraf selama kurang lebih 1 tahun, selanjutnya beliau kembali ke nagnjuk untuk berguru kepada KH Zainuddin Mojosari yang kala itu sangat masyhur dengan kealiman dan kewaliannya.

Pernikahan Mas’ud (KH Djazuli Usman)

Mas'ud yang lebih mashur dengan sebutan KH Djazuli juga memiliki julukan "Sang Blawong" 
Empat tahun lamanya beliau menyantri di kota mojosari tepatnya di pesantren yang di asuh oleh KH Zainuddin Yang terkenal dengan kealiman, ketawadluan dan kewaliannya. Melihat Mas’ud (KH Djazulu Usman) mulai menampakkan kealimannya lalu beliau di jodohkan engan salah satu putri gurunya sendiri.

Setelah pernikahan Mas’ud semakin giat dalam mempelajari ilmu=ilmu agama yang beliau peroleh saat di pesantren serta keistiqomahan beliau sehingga banyak masyarakat yang kagum dan ingin sekali memondokkan putra-putra mereka ke mas’ud pada saat itu, awal mula pesantren beliau hanya di huni oleh dua santri lama-kelamaan bertambah menjadi dua belas santri.

Keistiqomahan beliau dalam hal mendidik santri-santrinya sngatlah istimewa Hingga  Allah SWT memanggil beliau kehadapan-Nya, hari Sabtu Wage 10 Januari 1976 (10 Muharam 1396 H)..Ribuan umat mengiringi prosesi pemakaman sosok pemimpin dan ulama itu di sebelah masjid kenaiban, Ploso, Kediri.

Konon, sebagian anak-anak kecil di Ploso, saat jelang kematian KH. Djazuli, melihat langit bertabur kembang. Langit pun seolah menangis atas wafatnya kepergian KH Djazuli Usman yang mengajarkan banyak keluhuran dan budi pekerti kepada santri-santrinya itu.

Semoga kita bisa mencontoh perjuangan beliau keistiqomahn beliau dan semoga artikel ini bermanfaat. Aminnn..


Tag : profil ulama
0 Komentar untuk "Profil "Sang Blawong" Pendiri PP Al-Falah Ploso"

Back To Top