Media Informasi Islam Terkini

#Pemerintah Membatasi Kuota Calon Jamaah Haji. Bolehkan?

#Pemerintah Membatasi Kuota Calon Jamaah Haji. Bolehkan?

Bagi calon jama’ah haji yang hendak berangkat menunaikan ibadah haji, merupakan kebahagian yang tak terkira, kenapa begitu, karena bagi calon jamaah haji yang hendak menunaikan ibadah haji, masih melalu beberapa persyaratan yang harus di penuhi serta pelunasan ibadah haji, belum lagi melalui masa tunggu yang lumayan lama.

karena pemerintah  mengingat dan menimbang semakin banyaknya calon jamaah haji asal Indonesia yang hendak menunaikan rukun islam yang ke 5 yakni haji, maka demi kelancaran dan kenyaman bagi jamaah haji, maka perintahan menetapkan dan membatasi kuota haji, sehingga banyak calon jamaah haji yang tidak bisa berangkat karena waiting list (Daftar Tunggu).

#Lalu bagaimana hukumnya pemerintahan membuat peraturan pembatasan kuota jamaah haji, dengan alasan demi kelancaran dan kenyaman jamaah haji?

*Di perbolehkan bagi pemerintahan untuk membatasi kuota jamaah haji, karena pemberangkatan jamaah haji dan penegak haji itu termasuk wewenang pemerintahan, bagi para jamaah haji wajib  mematuhi peraturan yang di buat oleh pemerintahan. Tapi Kalau pemerintahannya  sudah memenuhi beberapa syarat di antaranya pandai, pemberani, tegas, di segani dan petunjuk.

#Landasan Hukum Fiqih

*Hukumnya wajib mengikuti terhadap semua wewenang yang di buat oleh pemerintahan dalam segala hal  seperti contoh memberikan zakat harta. 

Apabila peraturan yang di buat oleh perintahan itu termasuk perkara yang wajib atau Sunnah, maka boleh wajib mematuhi peraturan imam “pemerintahan”.

Kalau Sesuatu itu mengarah terhadap perkara yang mubah atau makruh atau perkara yang haram, maka tidak wajib mengikuti peraturannya pemerintah, sebagaimana keternagan Imam Ar-Ramli, akan tetapi beliau masih ragu di dalam karya kitab beliau yakni “At-Tuhfah”, kemudian beliau cenderung terhadap pendapat yang memwjibkan untuk mematuhi semua peraturan yang di buat oleh Imam pemerintahan, seskipun perkara itu di haramkan. Namun, kewajiban patuhnya hanya sebatas lahirnya saja bukan anggapan batin.

Demikian lah ulasan artikel mengenai hukum perintahan dalam membatasi kuota jamaah haji, semoda artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aminnn

Sumber Refrensi: Ahkamus Sultaniyah Hal 108
               Baghyatul Mustarsyidin Hal 91



Tag : Islam
0 Komentar untuk "#Pemerintah Membatasi Kuota Calon Jamaah Haji. Bolehkan?"

Back To Top