Media Informasi Islam Terkini

#Istri Mau Haji, Suami Melarang

#Istri Mau Haji, Suami Melarang

Ibadah Haji merupakan ibadah wajib yang harus di lakukan oleh umat islam yang mampu, untuk itu tidak sedikit seseorang berlomba-lomba untuk bisa melaksakan ibadah haji, Namun bagi mereka yang memiliki kekayaan yang lebih pastinya. Lalu bagaimana jika ada seorang perempuan kaya raya mau menunaikan ibadah haji, Namun, terkendala oleh larangan dari sang suami, Apakah bagi sang istri boleh memberontak suami untuk bisa melakukan ibadah haji atau malah mematuhi larangan suami agar tetap menjadi istri yang sholehah.

*Wajib bagi sang istri untuk selalu mematuhi perintah dari sang suami walaupun larangan itu tidak boleh haji, lebih-lebih ibadah haji itu memakan waktu yang lama. Dan bagi sang istri yang mematuhi perintah suaminya untuk tidak melakukan ibadah haji, baginya tidak memiliki hutang haji semisal hari berikutnya tidak bisa melakukan ibadah haji, sebab syarat Istitoah (mampu) bagi sang istri itu di bawah kekuasaan izin dar.i suaminya., bukan istito’ah karna kekayaannya.

#Landasan Hukum Fikih

*Imam Syafi’I Ra berpendapat bahwa suami mempunyai hak untuk melarang istrinya ketika hendak menunaikan ibadah haji yang wajib atau yang sunnah, sebab hak istri untuk suami yang harus di layani adalah seketika tanpa ada senggang waktu, sedangkan untuk menunaikan ibadah haji bisa di tunda waktunya. Tapi ada ibadah yang dilakukan oleh istri yang tidak di perbolehkan bagi suami untuk melarangnya yakni ibadah shalat dan puasa (Puasa Ramadlan, Puasa nadzar, Puasa kafarat).
Alasan kenapa hanya ibadah sholat dan puasa saja yang tidak di perbolehkan bagi suami untuk melarang istrinya. Sebab masa ibadah haji itu lama, sedangkan ibadah sholat dan puasa it seketika.

*Tidak di perbolehkan bagi wanita menunaikan ibadah haji tanpa mendapatkan izin dari suaminya. Apabila sang suami melarang istrinya untuk menunaikan ibadah haji, maka baginya wajib mematuhi larangan suaminya, kalau sampai sang istri meninggal dunia sedangkan dia mampu untuk menunaikan ibadah haji, Tapi, suaminya melarangnya. Maka haji yang di tinggalkan itu harus di qodoi  menggunakan harta peninggalan istrinya, dan ia tidak tergolong wanita yang berdosa.

Semoga Artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua aminnn.

Sumber Refrensi : Al-fiqhul Islamiyah Juz  3 Hal 35
               Al-Fiqhul Minhajii Juz 1 Hal 382



Tag : Islam
0 Komentar untuk "#Istri Mau Haji, Suami Melarang"

Back To Top