Media Informasi Islam Terkini

# Hukum Wanita Memakai Masker Saat Ihram

# Hukum Wanita Memakai Masker Saat Ihram

Bagi para  jama’ah haji di pastikan sangat berhati-hati dalam menjaga kondisi fisiknya, baik saat proses pemberangkatan jamaah haji ataupun saat melakukan ibadah haji, bagi para jamaah haji untuk menghindari polusi  debu yang berterbangan atau menghindari penyakit menular biasanya memakai penutup wajah (Masker), terutama ketika angin kencang atau bersama orang-orang yang memiliki penyakit ganas.

#Bagaimana menurut pandangan Fiqih dalam menyikapi masalah jamaah haji memakai masker dengan alasan takut menghirup debu, penyakit yang menular atau polusi ?

# Hukumnya di perbolehkan memakai masker, jika ada hajad yang sangat di butuhkan, akan tetapi bagi orang yang melakukan hal ini hendaknya membayar fidyah (tebusan)

# Landasan Hukum Fiqih

a. Untuk kasus wanita yang melakukan ibadah haji, maka status wajahnya seperti halnya kepala seorang laki-laki. Dan wanita di perbolehkan menutup seluruh kepalanya dan semua badannya dengan menggunakan kain yang berjahit. Dan juga bagi seorang perempuan di perbolehkan menutup wajahnya dengan potongan kain semisal dengan krudung, Namun, ada syarat-syarat tertentu yakni tidak boleh mengenai pada wajahnya, baik itu karna hajat atau tidak, kalau satir atau penutup itu sampai mengenai  wajahnya dengan keinginan sendiri maka berhak membayar fidyah, kalau tidak dengan kehendakya sendiri maka hukumnya di tafsil. Jika penutup yang mengenai wajah tidak segera di sengkirkan, maka tidak berkewajiban membayar fidyah, kalau tidak segera di singkirkan atau di  biarkan maka wajib baginya membayar fidyah. Kasus ini semua kalau ada udzur seperti orang yang sangat membutuhkan penutup kepala, atau memkai pakaian, di karenakan  panasnya terik matahari, kedinganan, maka wajib membayar fidyah.
b. Untuk batasan hajat dalam masalah yang di haramkan ketika ihrom yaitu kondisi fisik atau batin yang tidak mampu untuk di tahan menurut adat kebiasaan masyarakat, termasuk kondisi fisik dimana jika wanita menutup wajahnya itu menjadi jalan satu-satunya untuk menolak timbulnya fitnah semisal di melihat sesuatu yang di haramkan, jika kasusnya demikian maka hukumnya di perbolehkan, akan tetapi ia tetap berkewajiban membayar fidyah menurut Imam Ramli.

# Tidak di perbolehkan bagi orang yang sedang ihrom memakai penutup wajah, kalau seumpama ada bau yang sangat menyengat dan mengganggu, lalu menutup hidungnya dengan kain, bagaimana pandangan hukum fiqih.

#Ada dua pendapat menurut madzhab segolongan ulama’ tidak di perbolehkan meletakkan kain, masker atau cadar, karena wanita itu di perintahkan untuk membuka wajahnya. Sedangkan pendapat yang jelas tidak di perbolehkan menutup wajah dengan kain atau sejenisnya, apabila ada bau yang sangat menyengat dan mengganggu pernafasan , maka  hendaknya menutup menggunakan tangan.

Untuk masker yang ada di zaman sekarang ini tergolong masker yang berjahit, untuk itu bagi para jama’ah haji yang hendak ihrom hendaknya menghindarinya.

Semoga bermanfaat bagi kita semua, amin...


Sumber Refrensi : Kifayatul Akhyar Juz I Hal 228
           Hasyiyah al bujairomi Juz 2 Hal 138



-

Tag : Islam
0 Komentar untuk "# Hukum Wanita Memakai Masker Saat Ihram "

Back To Top