Media Informasi Islam Terkini

#Bolehkan? Ibadah Haji Memakai Celana Pendek

#Bolehkan  Ibadah Haji Memakai Celana Pendek

Rukun islam ada lima pertama sahadat, shalat, zakat, puasa dan terahir haji.  Haji sendiri merupakan rukun islam yang ke lima, yakni berkehendak untuk melakukan ibadah haji ke baitullah sesuai dengan syarat rukun ibadah haji.

Sudah kita ketahui bersama bahwa saat seorang melakukan ibadah haji (Ihrom haji atau ihrom umroh) di larang memakai pakaian yang berjahit, apapun bentuk dan modelnya,

Lalu bagaimana jika ada seorang jamaah haji memakai pakain yang berjahit semisal memakai celana dalam atau kaos dalam, bagaimana tanggapan hukum fikih melihat kasus ini.

*tetap tidak di perbolehkan memakai pakaian yang berjahit saat melakukan ihrom haji atau umroh, walaupun pakaiannya dalam semisal celana atau kaos dalam sebatas di lekatkan pada anggota tubuh serta tidak dijahit.

Kalau seorang itu mengalami udzur yang dapat di benarkan semisal beser dan cara pemakainnya hanya sebatas kebutuhan saja bukan yang lain semisal membalut alat kelamin dengan kain yang berjahit kalau hal itu di anggap cukup, maka hal ini di perbolehkan.

#Landasan Hukum Fikih

*Perkara yang di haramkan, Namun di perbolehkan sebab ada udzur yang di benarkan ada empat perkara, sesuatu yang di perbolehkan sebba ada ketubuhan yang sangat (hajat) serta tidak di kenai Dam (bayar denda) serta tidak berdosa.

Menggunakan celana sebab tidak ada pakaian yang lain, menggunakan sepatu tertentu sebab tidak ada sandal, membalut kelamin dengan kain sebab ada udzur tertentu seperti beser hanya cara membalut dengan kain berjahit merupaka keharusan..

*pakaian yang di haramkan yang di gunakan untuk menutup anggota tubuh, sekira pakaian itu berjahit menggunakan mesin penjahit atau dengan yang lain seperti tenun, di sulam, seperti gamis, celana panjang dan celana pendek.

*Dalam masalah keharaman tidak adanya perbedaan antara memakai pakain yang berlubang atau pakaian yang di buat dari kulit dan juga tidak ada perbedan antara pakaian yang berjahit dengn jarum atau di lekatkan. Untuk pakaian yang sejenis mantel atau daster hukumnya seperti gamis.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua.Aminn

Refrensi Hukum : Bughyatul Mustarsyidin Hal 118
                                          Al-Idlaha Hal 88
                                          Al-Mausu’atul Fiqhiyah Al-Islamiyah Juz 1 Hal 77


Tag : Islam
0 Komentar untuk "#Bolehkan? Ibadah Haji Memakai Celana Pendek"

Back To Top