Media Informasi Islam Terkini

Beda Pendapat Itu Wajar, Jangan Malah Kurang Ajar



Perbedaan pendapat dalam rumah tangga sering kali menimbulakn pertikaian, masing-masing merasa benar dan tidak mau mengalah, kondisi seperti ini cenderung berjauhan, memutus tali silaturrahmi.
terkadang orang tua merasa dirinya lebih tua dan perlu di hormati, sedangkan si anak pendidikan lebih tinggi, usaha sukses, lebih pinter. hal-hal yang seperti ini tanpa ada salah satu yang mengalah akan terus berlangsung selamanya. seharusnya tidak perlu terjadi hal- hal yang demikian, harus salah satu bisa mengerti dan bersikap bijak.

walaupun kita bukan keturunan Nabi, Kyai atau Ustad setidaknya kita sedikit-sedikit mencontoh sikap nabi Sulaiman terhadap ayahnya Nabi Dawud AS, mereka pernah berbeda pendapat, tetapi masing-masing keduanya sama-sama memahami perbedaan itu, sehingga kondisi itu dalam rumah tangga akan tersa nyaman, hidup rukun tanpa adanya permusuhan.

Perlu kita ketahui yang namanya perbedaan pendapat, kapan saja selama kita hidup bersosial itu selalu kita jumpai, jika perbedaan pendapat itu kita sikapi dengan berfikir positif tana mengedepankan Ego dan emosi, maka semuanya akan terasa baik, bahkan hidup bersosial kita akan tersa nyaman tanpa adanya permusuhan.

Kalau perbedaan pendapat itu mengenai Akidah Gimana?

Beda Pendapat Itu Wajar, Jangan Malah Kurang Ajar

kalau perbedaan pendapat itu menyangkut  persoalan akidah. jangan salah kan orang tua, jika tidak menyetujui pendapat anaknya yang bertentangan dengan syaria't agama islam. 
Kalau si Anak di nasehati namun tetap tidak mau patuh?

Kalau orang tua sudah menasehati tap si anak tidak menghiraukan nasihat orang tua maka si Anak tergolong Anak yang durhaka kepada Orang tua, artinya dia durhaka lantaran tidak menghiraukan orang tua, yang kedua di durhaka kepada Allah karna si anak menyekutukan Allah SWT.

Sebaliknya kalau orang tua yang musryik, hendaknya si anak memperingatkan dengan halus dan penuh dengan kesabaran karna hal seperti ini membutuhkan waktu  yang agak lama.
hindarilah kesalahfahaman dengan orang tua, karna kesalahfahaman justru akan merusak silaturrahmi, kita sering kan  lihat di majalah atau TV, anak sama orang tua bermusuhan bahkan memutus tali silaturrahmi sebab bertentangan pendapat

Misal soal jodoh, pekerjaan, rumah, tanah dan sebagainya, tak jarang pula karena sesuatu yang sebenarnya sepele, perbedaan itu semakin runcing dan menimbulakn perpecahan dalam rumah tangga, lantaran tanpa adanya sikap bijak, dan tanpa ada salah satu yang mau mengalah,
Oleh sebab itu hindarilah kesalahfahaman. berbicara dengan cara yang santun kepada orang tua, terkadang adanya perbedaan pendapat yang sepele, lantaran adanya ucapan yang kasar malah perbedan itu menimbulkan perpecahan. 
mintalah doa restunya, sebab Do'a orang tua, terutama Ibu, benar-benar akan di dengar oleh Allah dan akan di kabulkan.

Pesan Ulama' "hindarilah doa jelek orang tua, dengan cara jangan sekali-kali membuat  orang tua marah, sedih karna kita, terkadang kesedihan orang tua sebab ulah kita, tanpa sadar orang tua mendo'akan hal-hal yang jelek, do'a itu yang akan membawa bencana.

Semoga kita selalu di beri nauangan do'a orang tua, selalu di beri kejernihan hati sehingga perbedaan pendapat dala berumah tangga dan ketika bersosial dengan masyarakat tidak menimbulkan perpecahan, namun, sebaliknya, perbedaan pendapat itu bisa menjadi  Rahmatal lil A'lamin

Tag : Islam
0 Komentar untuk "Beda Pendapat Itu Wajar, Jangan Malah Kurang Ajar"

Back To Top